H-1 Lebaran: Arus di Tol Cipali Mulai Sepi, Perjalanan Lebih Lancar

Situasi arus mudik lenggang di Cipali/Istimewa
Situasi arus mudik lenggang di Cipali/Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Situasi lalu lintas di Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) mulai menunjukkan perubahan. Memasuki H-1 Lebaran 2026, arus kendaraan terpantau jauh lebih landai.

Penurunan ini terjadi setelah puncak arus mudik sehari sebelumnya. Kini, kepadatan yang sempat tinggi mulai berangsur reda.

Perwakilan Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengungkapkan data terbaru. Volume kendaraan turun cukup signifikan.

Baca Juga:Ikuti Imbauan Presiden, Pertamina Bagikan Tips Memasak Hemat Energi Jelang LebaranDukung Program Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik dalam Mudik Bareng 2026

“Berdasarkan data periode pukul 00.00 hingga 15.00 WIB, tercatat sekitar 22 ribu kendaraan melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju arah Cirebon,” ujarnya.

Angka tersebut menunjukkan penurunan drastis. Bahkan, jumlahnya lebih rendah sekitar 68,4 persen dibanding hari sebelumnya.

“Penurunan ini menunjukkan arus kendaraan yang melintas di ruas Tol Cipali mulai melandai menjelang Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya.

Secara rata-rata, kendaraan yang melintas kini berada di kisaran 1.400 unit per jam. Angka ini jauh lebih terkendali dibanding saat puncak mudik.

Di sisi lain, kebijakan rekayasa lalu lintas juga sudah dihentikan. Sistem one way nasional resmi berakhir pada Jumat siang.

“Setelah rekayasa lalu lintas dihentikan, ruas Tol Cipali kini kembali diberlakukan normal dua arah,” katanya.

Dengan kondisi ini, kendaraan dari arah Cirebon ke Jakarta maupun sebaliknya sudah bisa melintas normal. Perjalanan pun terasa lebih lancar.

Baca Juga:ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina Jaga Pasokan Energi Selama Ramadan dan Idulfitri 2026BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

Meski begitu, pengguna jalan tetap diminta waspada. Pengemudi diimbau menjaga jarak aman dan memastikan kondisi kendaraan tetap prima selama perjalanan.

0 Komentar