2. Metode Rukyat dan Hisab: Digunakan pemerintah, yaitu menggabungkan perhitungan dan pengamatan hilal secara langsung.
Selain itu, terdapat juga pendekatan lain seperti Kalender Hijriah Global Tunggal, yang dalam beberapa perhitungan menunjukkan bahwa 1 Syawal bisa jatuh pada 20 Maret 2026.
Perbedaan metode inilah yang menyebabkan kemungkinan perbedaan hari Lebaran.
Masyarakat Diminta Menunggu Keputusan Resmi
Meski sudah ada berbagai prediksi, pemerintah menegaskan bahwa penetapan resmi Hari Raya Idulfitri tetap menunggu hasil sidang isbat.
Keputusan ini akan mempertimbangkan:
• Data hisab (perhitungan astronomi)
• Hasil rukyat hilal di berbagai titik pengamatan di Indonesia
• Kesepakatan para ulama dan ahli
Baca Juga:20 Ide Hampers Lebaran 2026 untuk Calon Mertua: Simpel, Mewah, dan Berkesan7 Ide Masakan untuk Lebaran 2026 Tanpa Ribet, Enak dan Disukai Banyak Orang
Dengan demikian, masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi pemerintah agar pelaksanaan Lebaran dapat berjalan seragam.
