“Ya mudah-mudahan ini membantu dan kita berharap Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tahun ini dapat berjalan aman, nyaman, tertib, dan kondusif ya, tidak ada kejadian-kejadian yang tidak diinginkan seperti itu,” bebernya.
Lebih lanjut, Adhitia menjelaskan bahwa pos terpadu yang disiapkan tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan, tetapi juga sebagai pusat layanan ramah pemudik. Berbagai instansi vertikal maupun horizontal ditempatkan di lokasi tersebut guna memberikan layanan terpadu.
*Ada PMI, ada BPBD, ada Dinas Perhubungan, lalu kemudian juga dari Polri juga ada, kemudian ada dari macam-macamlah banyak. Dan semua ramah terhadap aspek pelayanan,” cetusnya.
Baca Juga:Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Lebaran, BULOG Bandung Salurkan Bantuan Beras dan Minyak GorengDirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis
Ia menegaskan bahwa efektivitas layanan tersebut sudah terlihat dari penanganan sejumlah insiden yang berhasil ditangani dengan baik.
“Buktinya tadi, saat saya sampaikan ada beberapa kejadian laka lantas sudah ditangani dan terselamatkan,” tambahnya.
Sebagai kota yang dilalui jalur arteri strategis, Cimahi juga menjadi titik singgah penting bagi para pemudik. Pemerintah daerah pun menyiapkan dua pos utama untuk mendukung kebutuhan tersebut.
Untuk arus menuju Bandung, posko disediakan di kawasan Alun-Alun Cimahi. Sementara untuk arus sebaliknya, fasilitas serupa disiapkan di wilayah Kebon Kopi.
“Terkait Cimahi ini merupakan jalur arteri, berarti bisa ditempatkan untuk beristirahat para pemudik. Jadi dua sisi arah kita siapkan posnya seperti itu,” tandas Adhitia. (Mong)
