JABAR EKSPRES – Sebanyak 70.386 kendaraan tercatat melintas menuju Bandung dan Rancaekek melalui Gerbang Tol (GT) Pasteur dan Cileunyi.
Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mencatat, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 9,58 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 64.235 kendaraan.
“Sedangkan volume lalu lintas yang meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama tercatat sebanyak 60.332 kendaraan, atau naik sebesar 6,35 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yaitu 56.732 kendaraan,” ujar Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, Selasa (17/3).
Baca Juga:Dukung Program Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik dalam Mudik Bareng 2026ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina Jaga Pasokan Energi Selama Ramadan dan Idulfitri 2026
Menurut Widiyatmiko, peningkatan volume lalu lintas paling signifikan terjadi di Gerbang Tol (GT) Cileunyi. Berdasarkan catatan, sebanyak 36.098 kendaraan terpantau melintas menuju wilayah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya.
“Sementara di GT Pasteur, volume lalu lintas menuju Kota Bandung tercatat sebanyak 34.288 kendaraan, atau naik sebesar 5,59 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 32.474 kendaraan,” ungkapnya.
Dengan adanya peningkatan tersebut, Widiyatmiko memprediksi volume lalu lintas akan terus meningkat hingga 18 Maret 2026 atau H-3 Hari Raya Idulfitri 2026.
Ia pun mengimbau para pengendara, khususnya yang akan melintas di gerbang tol tersebut, untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku.
“Selain itu, pastikan kondisi kendaraan siap jalan, pengemudi dalam keadaan prima, serta perhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll demi kenyamanan perjalanan,” pungkasnya.
