15 Hari Rampung, Polresta Bandung Resmikan Rutilahu Siti Aisyah di Pameungpeuk

Suasana haru program rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Siti Aisyah (55) di Kampung Palasari
Suasana haru program rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Siti Aisyah (55) di Kampung Palasari, Desa Sukasari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, akhirnya rampung dan diresmikan, Selasa (17/3/2026). Foto Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres/
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Hanya dalam waktu 15 hari, program rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Siti Aisyah (55) di Kampung Palasari, Desa Sukasari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, akhirnya rampung dan diresmikan, Selasa (17/3/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, bersama unsur Forkopimcam setempat.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif sosial yang melibatkan kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat.

Baca Juga:Dukung Program Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik dalam Mudik Bareng 2026ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina Jaga Pasokan Energi Selama Ramadan dan Idulfitri 2026

“Alhamdulillah, hari ini kami Polresta Bandung bersama unsur Forkopimcam melaksanakan peresmian bedah rumah atau Rutilahu yang diinisiasi Bapak Kapolda Jawa Barat,” ujar Aldi.

Ia menegaskan, proses pembangunan rumah tersebut tergolong cepat karena didukung semangat gotong royong.

Seluruh pengerjaan diselesaikan dalam dua pekan dengan sumber anggaran dari kencleng atau patungan anggota Polri, serta bantuan sukarela dari masyarakat.

“Alhamdulillah 15 hari rumah ini selesai dibangun, dari anggaran kencleng, patungan anggota Polres, Polsek dan masyarakat yang membantu tanpa digaji,” jelasnya.

Menurutnya, program Rutilahu menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial kepolisian dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hingga saat ini, Polresta Bandung telah menyelesaikan 22 titik pembangunan rumah serupa dan akan terus berlanjut di wilayah lain.

“Ke depan masih ada beberapa yang sedang dibangun, seperti di Ciwidey dan Pangalengan. Kami juga sudah berkolaborasi dengan Bapak Bupati agar program ini lebih tepat sasaran,” katanya.

Baca Juga:BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh IndonesiaTransaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan    

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan bantuan tambahan bagi warga menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia berharap, rumah yang kini layak huni dapat memberikan kenyamanan sekaligus mendorong peningkatan taraf hidup keluarga penerima.

“Harapan kami, dengan rumah yang sudah layak, keluarga bisa lebih fokus bekerja dan meningkatkan kesejahteraan. Tidak lagi memikirkan membangun rumah,” ungkapnya.

Sementara itu, Siti Aisyah mengaku sangat terharu dan bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebut rumah sebelumnya berukuran 4×6 meter dan dalam kondisi memprihatinkan.

“Alhamdulillah sangat bahagia, sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres, Kapolsek, semuanya,” ucapnya haru.

Selama kurang lebih 10 tahun, Siti tinggal bersama suaminya dalam kondisi rumah yang serba terbatas. Meski demikian, ia tetap berusaha menjalani kehidupan dengan penuh rasa syukur.

0 Komentar