JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi memantau harga kebutuhan pokok di pasar tradisional dan ritel modern sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Hasil pemantauan menunjukkan harga sebagian besar bahan pangan masih relatif stabil, meski terjadi kenaikan pada komoditas cabai rawit merah.
Pemantauan dilakukan pada Jumat, 13 Maret 2026 di Pasar Cimindi, Jalan Mahar Martanegara, serta sebuah supermarket di Jalan Jenderal Amir Mahmud. Kegiatan tersebut melibatkan Pemkot Cimahi, Tim Satgas Pangan Polres Cimahi, serta DPRD Kota Cimahi.
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira mengatakan, secara umum harga bahan pangan di pasar tradisional maupun pasar modern masih terkendali.
Baca Juga:Perkuat Silaturahmi, Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan Salurkan Paket Sembako di PameungpeukORIS Hadir di Bandung, PT SMI Ajak Masyarakat Jawa Barat Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional
“Hari ini kami melakukan pemantauan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri di beberapa lokasi baik di pasar tradisional maupun di pasar modern atau pasar ritel. Alhamdulillah semua terpantau masih relatif stabil,” ujar Wakil Walikota Cimahi Adhitia Yudhistira.
Namun, pemantauan menemukan kenaikan harga pada komoditas cabai rawit merah atau cengek domba.
“Yang mengalami kenaikan cabe rawit merah atau cengek domba sampai di angka Rp80.000/kg. Untuk cabe merah dan yang biasa mengalami kenaikan, masih stabil seperti cabe keriting dan cabe tanjung masih normal Rp40.000/kg,” ucapnya.
Untuk komoditas lain, harga masih berada pada kisaran normal. Daging sapi di pasar tradisional maupun ritel modern tercatat sekitar Rp140.000 per kilogram. Sementara daging ayam berada di kisaran Rp40.000 per kilogram.
“Untuk telur ayam kurang lebih sama di Rp 30.000 per kilo. Mudah-mudahan selama satu minggu ke depan sampai dengan lebaran harga terpantau stabil dan pasokan tersedia,” imbuhnya.
Adhitia mengakui kenaikan harga umumnya terjadi menjelang hari raya, terutama beberapa hari sebelum Lebaran.
“Biasanya menjelang Lebaran naik lagi. Untuk monitoring terus dilakukan oleh Disdagkoperin Kota Cimahi, setiap hari pasti dipantau. Kalau seandainya terjadi lonjakan dan lain sebagainya kita lakukan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga:Doa Lailatul Qadar Lengkap dengan Artinya, Amalan di 10 Malam Terakhir RamadanRide of Happiness Ajak 100 Anak Yatim Berbagi Kebahagiaan Ramadan
Pemerintah Kota Cimahi juga berkoordinasi dengan Satgas Pangan Polres Cimahi untuk memastikan pedagang tidak menjual komoditas di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
