Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polres Cimahi Kerahkan 667 Personel

Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polres Cimahi Kerahkan 667 Personel
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra saat Memberikan Sambutan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat \'Ketupat Lodaya 2026\'. (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Operasi berlangsung selama 13 hari dari tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 akan didukung oleh 667 personel yang tersebar di 12 pos,” tuturnya.

Keberadaan pos-pos tersebut, lanjut Niko, ditujukan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, termasuk pengaturan lalu lintas, pengamanan kawasan rawan, hingga pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan di perjalanan.

Selain pengamanan selama masa operasi utama, kepolisian juga menyiapkan langkah antisipasi tambahan di luar periode tersebut.

Baca Juga:Mudik Gratis Cimahi Berangkat Pagi, Dishub Antisipasi Sediakan Takjil Bagi PemudikPendaftar Mudik Gratis Cimahi 2026 Membludak, Dishub Lakukan Verifikasi Peserta

“Selain itu, pada masa H-4 hingga H+4 dari periode operasi utama, pihaknya juga akan meningkatkan kegiatan rutin dan Kegiatan Rencana Yang Ditingkatkan (KRYD),” jelasnya.

Dalam pengamanan arus mudik tahun ini, Polres Cimahi tidak hanya memprioritaskan jalur arteri yang dilalui kendaraan roda dua, tetapi juga memperhatikan jalur tol yang menjadi penghubung utama antara Jakarta dan Bandung.

Niko menjelaskan bahwa pengawasan akan mencakup sekitar 30 jalur tol dari Jakarta menuju Bandung, serta ruas jalan sepanjang 6 kilometer dari kawasan Soroja hingga masuk wilayah Kabupaten Bandung.

Pengamanan ini, menurutnya dinilai penting mengingat wilayah Cimahi dan sekitarnya menjadi salah satu titik perlintasan utama kendaraan yang menuju berbagai destinasi di Jawa Barat.

Niko menyebutkan beberapa jalur utama yang menjadi prioritas pengamanan selama arus mudik dan balik Lebaran, yakni Cikawe, Rajamandala, Cipatat, Padalarang, dan Lembang.

Jalur-jalur tersebut dikenal sebagai koridor penting yang sering mengalami peningkatan volume kendaraan selama musim mudik.

Wilayah Kota Cimahi, kata Niko, menjadi salah satu fokus utama pengamanan karena posisinya yang berada di jalur strategis penghubung sejumlah wilayah di Bandung Raya.

Baca Juga:Tak Bawa Kendaraan Saat Mudik? Polres Cimahi Sediakan Penitipan Gratis, Ini PersyaratannyaHadapi Lonjakan Mudik Lebaran, Polres Cimahi Siapkan Pos Terpadu dan Rekayasa Lalu Lintas

“Kota Cimahi juga menjadi fokus pengamanan karena merupakan lintasan penting bagi masyarakat yang menuju Bandung, Padalarang, Lembang,” tandasnya. (Mong)

0 Komentar