JABAR EKSPRES – Sebanyak 129 kamera Area Traffic Control System (ATCS) akan dioperasikan untuk memantau arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kamera tersebut tersebar di 59 titik persimpangan dan jalur arteri yang diprediksi akan dilintasi kendaraan pemudik, baik mobil maupun sepeda motor.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB, Mochamad Ridwan mengatakan, petugas akan bersiaga di ruang kontrol ATCS untuk memantau kondisi lalu lintas selama periode arus mudik.
Baca Juga:Arus Mudik Lebaran 2026 di Jabar Diprediksi Naik Signifikan!Jelang Arus Mudik, Operasi Ketupat Lodaya 2026 Terus Dimatangkan
“Untuk ATCS tentunya akan kita operasikan untuk mengawasi arus mudik nanti. Petugas akan memantau langsung dari ruang kontrol,” kata Ridwan, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, kamera ATCS tersebut terpasang di sejumlah jalur strategis, mulai dari Jalan Raya Cipatat hingga kawasan Padalarang, Batujajar, serta Lembang.
Menurutnya, jalur tersebut diperkirakan akan dilintasi pemudik dari berbagai arah, seperti dari Cianjur, Purwakarta, serta kendaraan yang keluar dari Tol Soroja menuju arah timur Bandung.
Untuk mendukung pengawasan tersebut, Dishub KBB menyiagakan sekitar 120 personel yang akan ditempatkan di sejumlah titik rawan kepadatan lalu lintas.
“Ketika ada kejadian atau kepadatan yang terpantau dari ATCS, personel di lapangan bisa langsung digeser ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Ridwan.
Berdasarkan prediksi Dishub KBB, lonjakan arus mudik mulai terjadi pada 14 Maret 2026. Sementara gelombang kedua diperkirakan berlangsung pada 18 hingga 19 Maret, bertepatan dengan libur panjang Hari Raya Nyepi.
“Mulai 14 Maret arus mudik diperkirakan meningkat. Kemudian ada gelombang kedua pada 18 sampai 19 Maret karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi,” jelasnya.
Baca Juga:Dishub Kabupaten Bandung Siagakan 200 Personel, Antisipasi Arus Mudik dan Balik LebaranAktivitas Pasar Kaget Jadi Perhatian Selama Arus Mudik 2026, Polda Jabar Siapkan Antisipasi
Selain pengawasan melalui ATCS, Dishub KBB juga menyiagakan personel di tiga Pos Pengamanan (Pospam), yakni di kawasan Lembang, Padalarang, dan Cihampelas.
Untuk membantu pemudik yang mengalami kendala di perjalanan, Dishub KBB juga menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang seperti mobil derek dan kendaraan dinas roda dua.
“Kalau ada kendaraan yang mengalami kendala di jalan, petugas kami siap membantu agar arus lalu lintas tetap lancar,” pungkas Ridwan. (Wit)
