JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung tidak diperbolehkan menggunakan mobil dinas untuk keperluan mudik Lebaran.
Dadang meminta para ASN menggunakan kendaraan pribadi masing-masing apabila hendak pulang kampung saat libur Idul Fitri.
“Jadi kalau untuk mudik menggunakan mobil pribadinya masing-masing. ASN tidak boleh pakai mobil dinas,” kata Dadang, Selasa (10/3/2026).
Baca Juga:Mendagri Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Aman, Warga Diminta Tidak Panic Buying Jelang LebaranESDM Tahan Produksi Batu Bara Meski Harga Global Naik Akibat Konflik Timur Tengah
Ia juga mengapresiasi jajaran aparat keamanan dan seluruh pihak yang tetap bekerja meskipun memasuki akhir pekan demi mempersiapkan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.
Menurutnya, sebagai pelayan masyarakat, aparatur pemerintah harus selalu siap kapan pun dibutuhkan, termasuk pada hari libur.
“Meskipun di hari Sabtu walaupun libur, tapi kita sebagai pelayan masyarakat maka kapanpun kita harus siap,” ujarnya.
Dadang juga menyampaikan terima kasih atas kekompakan seluruh pihak dalam mempersiapkan pengamanan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, terutama pada periode H-3 hingga H+3 Lebaran.
Ia menilai strategi yang disiapkan oleh jajaran kepolisian cukup matang sehingga diharapkan arus mudik dan balik dapat berjalan lancar.
Ia menyebut Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono telah menyiapkan berbagai strategi dan inovasi untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama musim mudik.
“Pak Kapolresta sudah membuat strategi inovasi dan lain sebagainya yang sangat luar biasa sehingga dalam persiapan menghadapi mudik dan arus balik insyaallah akan terkendali,” katanya.
Baca Juga:Program 3 Juta Rumah Dinilai Bisa Dongkrak Ekonomi NasionalKopi Good Day DBL Camp 2026 Digelar di Jakarta, 260 Student Athlete Berebut Tiket ke Amerika Serikat
Kang DS sapaan akrabnya menambahkan, secara teknis pengamanan akan disampaikan langsung oleh pihak kepolisian.
Namun ia turut menitipkan sejumlah pesan, termasuk terkait perhatian pemerintah daerah terhadap aparat yang bertugas di lapangan.
Ia memastikan pemerintah daerah akan memberikan perhatian, termasuk terkait pemberian THR bagi PPPK paruh waktu serta dukungan kepada aparat keamanan yang terlibat dalam pengamanan.
“Untuk urusan THR PPPK paruh waktu saya berikan THR, termasuk saya tambah lagi untuk Pak Danramil, para Kapolsek dan juga Kabinda Babinmas kita akan berikan perhatian,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kang DS mengapresiasi rencana pengamanan yang disiapkan jajaran kepolisian, termasuk penerapan program Pam Swakarsa.
