JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mengalokasikan anggaran Rp14,9 miliar dari APBD untuk pemasangan 900 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai ruas jalan pada 2026.
Program tersebut dilaksanakan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai upaya meningkatkan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan pengguna jalan, terutama di wilayah Bandung Barat yang masih minim penerangan.
Kepala Bidang Teknik Prasarana Dishub Kabupaten Bandung Barat, Heri Aripin, mengatakan pemasangan ratusan titik PJU tersebut akan dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah.
Baca Juga:DLH Cimahi Fokus Pangkas Pohon Penghalang PJU di Ruas Jalan Rawan Gelap Cegah Risiko Kecelakaan, Pohon Penghalang PJU di Kerkof Dipangkas
“Total ada sekitar 900 titik cahaya yang akan dipasang. Sebanyak 540 titik berada di jalan kabupaten, sedangkan sisanya berada di jalan desa yang tersebar di wilayah utara, selatan, dan tengah,” ujar Heri, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, dari total rencana pemasangan tersebut, anggaran terbesar dialokasikan untuk penerangan di ruas jalan kabupaten. Untuk 540 titik PJU di jalan kabupaten disiapkan anggaran sekitar Rp9 miliar lebih.
Sementara itu, pemasangan PJU di jalan desa juga akan dilakukan di sejumlah wilayah, yakni wilayah utara sebanyak 114 titik dengan anggaran sekitar Rp1,9 miliar, wilayah selatan 105 titik dengan anggaran sekitar Rp1,7 miliar, serta wilayah tengah atau kawasan perkotaan sebanyak 141 titik dengan anggaran sekitar Rp2,3 miliar.
“Sementara pemasangan PJU di jalan desa dilakukan berdasarkan permohonan atau proposal dari pemerintah desa yang membutuhkan fasilitas penerangan jalan,” kata Heri.
Menurutnya, Dishub Bandung Barat juga memprioritaskan pemasangan PJU pada ruas jalan yang dinilai rawan kecelakaan maupun tindak kriminal serta wilayah yang masih minim penerangan.
Sebelum pemasangan dilakukan, pihaknya akan melakukan kajian teknis serta berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk memastikan lokasi pemasangan tidak berada di ruas jalan yang direncanakan akan diperlebar atau diperbaiki.
Di sisi lain, Dishub KBB juga menanggapi keluhan masyarakat terkait lampu PJU yang tidak menyala di sejumlah titik. Untuk mempermudah pelaporan, pihaknya menyediakan layanan berbasis WhatsApp bernama Lapor Datang Caang (LADANG).
Baca Juga:Tak Hanya Perbaikan Jalan, Bupati Sumedang Genjot Pembenahan PJU hingga DrainaseAntisipasi Pencurian Kabel, Dishub Bandung Siaga 24 Jam Tangani Gangguan PJU
“Jika ada lampu PJU mati atau mengalami kerusakan, masyarakat bisa langsung melaporkan melalui layanan LADANG agar segera ditindaklanjuti oleh petugas,” pungkas Heri. (Wit)
