JABAR EKSPRES – Sebanyak 153.981 warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) diproyeksikan menerima bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng pada Februari hingga Maret 2026.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sebelum dan sesudah Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.
Kepala DKPP Kabupaten Bandung Barat, Lukmanul Hakim, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah strategis melalui Strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif.
Baca Juga:Kopi Good Day DBL Camp 2026 Digelar di Jakarta, 260 Student Athlete Berebut Tiket ke Amerika SerikatBerkah! UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026
“Pemerintah daerah melalui DKPP terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya menjelang Ramadhan dan Idul Fitri,” ujar Lukmanul saat dikonfirmasi, Sabtu (7/3/2026).
Ia menjelaskan, alokasi bantuan pangan dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tersebut diperkirakan mencapai 3.079.620 kilogram beras dan 615.924 kilogram minyak goreng yang akan disalurkan kepada para penerima bantuan pangan (PBP).
“Penyaluran bantuan pangan ini direncanakan berlangsung pada Februari hingga Maret 2026,” jelasnya.
Selain penyaluran bantuan pangan, pemerintah daerah juga menyiapkan program Gerakan Pangan Murah (GAPURA) AMANAH guna menjaga keterjangkauan harga pangan di masyarakat.
“Program GAPURA AMANAH ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.
Ia menambahkan, pelaksanaan program tersebut akan digelar di beberapa kecamatan pada awal Maret 2026.
“Kita akan melaksanakan GAPURA AMANAH di Kecamatan Cipeundeuy pada 4 Maret 2026, Kecamatan Ngamprah pada 5 Maret 2026, dan Kecamatan Cililin pada 10 Maret 2026,” ujarnya.
Baca Juga:Kepala BKPSDM Bantah Tuduhan 'Permainan' dalam Rotasi Mutasi Pejabat Pemkab BandungManfaatkan Momen Ramadan, Pertamina Ajak Puluhan UMKM untuk Aktif dan BerdayaÂ
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) Pemerintah Kabupaten Bandung Barat selama bulan Ramadhan.
“Pelaksanaan program ini tidak hanya untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan jelang Ramadhan dan Idul Fitri, namun juga sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Tarling Bulan Ramadhan dalam upaya pengendalian inflasi,” tambahnya.
Dalam upaya menjaga stabilitas harga, DKPP juga telah mendistribusikan Minyak Kita kepada 10 pedagang di Pasar Tagog Padalarang, masing-masing sebanyak 10 karton.
