Bupati Bogor Minta BPD Jadi Garda Terdepan Kawal Pembangunan Desa

Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong penguatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong penguatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menjaga keberlanjutan pembangunan desa/Foto: Diskominfo/
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mendorong penguatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menjaga keberlanjutan pembangunan di tingkat desa.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri rapat koordinasi BPD di kawasan Stadion Pakansari, Jumat (6/3).

Rudy menjelaskan, Kabupaten Bogor dengan jumlah penduduk lebih dari 6 juta jiwa yang tersebar di 416 desa dan 19 kelurahan akan menghadapi dinamika politik desa yang cukup besar pada 2026 hingga 2027. Hal tersebut terjadi karena banyak kepala desa yang akan mengakhiri masa jabatan.

Baca Juga:Transaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan    Silaturahmi Akbar PKB, Kang Cucun Serahkan Kendaraan Ambulans untuk 31 Kecamatan

“Pada tahun 2026 dan 2027 ada banyak kepala desa yang juga akan purna tugas. Kondisi ini tentu akan mempengaruhi dinamika pembangunan desa,” ujarnya.

Menurutnya, menjelang akhir masa jabatan, kepala desa biasanya lebih fokus pada konsolidasi politik. Karena itu, BPD diharapkan dapat berperan sebagai pengawal pembangunan agar berbagai program prioritas tetap berjalan.

“Berbagai program strategis nasional maupun daerah harus tetap terlaksana, seperti program Koperasi Desa Merah Putih, Operasi Desa Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis, percepatan penanganan TBC, serta pembangunan infrastruktur desa,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota BPD untuk memperkuat soliditas dalam satu wadah organisasi agar memiliki visi yang sama dalam mengawal pembangunan desa.

“BPD harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan pembangunan desa, terutama ketika terjadi masa transisi kepemimpinan di desa,” tegasnya.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Intelijen sekaligus Dewan Pengawas Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional, Reda Manthovani, menilai rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran BPD dalam mendukung program pembangunan di tingkat desa.

Menurut Reda, konsolidasi tersebut digelar pada waktu yang tepat mengingat banyak kepala desa yang akan memasuki akhir masa jabatan dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga:Hj Renie Rahayu Fauzi Hadiri Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun A Syamsurijal Dari Fraksi PKBBupati Bandung Sidak RSUD Bedas Arjasari, Soroti Proyek 'Anggeus Tapi Teu Anggeus'

“Momentum ini harus dimanfaatkan oleh teman-teman BPD agar program-program prioritas nasional maupun daerah di desa dapat dimonitor dan disukseskan bersama,” ungkapnya.

Ia menegaskan, jajaran kejaksaan siap mendukung BPD dalam menjalankan tugasnya, khususnya dalam memastikan pengelolaan dana desa berjalan secara transparan dan akuntabel.

0 Komentar