JABAR EKSPRES – Semangat kolaborasi dan penguatan ekonomi lokal mewarnai Lomba Memasak Tingkat Kecamatan dan Perangkat Daerah dalam rangkaian Pesona Ramadhan Bogor Berbagi 2026.
Kegiatan yang digelar selama dua hari, 4–5 Maret 2026, di halaman Gedung Tegar Beriman tersebut menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus strategi nyata mendorong pertumbuhan UMKM di Kabupaten Bogor.
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, membuka langsung kegiatan itu pada Rabu (4/3/2026).
Baca Juga:Silaturahmi Akbar PKB, Kang Cucun Serahkan Kendaraan Ambulans untuk 31 KecamatanHj Renie Rahayu Fauzi Hadiri Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun A Syamsurijal Dari Fraksi PKB
Ia menegaskan, lomba memasak bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari penguatan fondasi ekonomi daerah.
“Kegiatan ini sejalan dengan visi misi Kabupaten Bogor, Bogor Istimewa Menuju Bogor Gemilang, di mana penguatan sektor UMKM menjadi fondasi penting dalam pergerakan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ade Ruhandi.
Ia juga menyampaikan apresiasi Bupati Bogor atas kolaborasi lintas perangkat daerah yang terbangun dalam kegiatan tersebut.
“Pak Bupati menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat baik. Dinas Pariwisata mampu merangkul seluruh komponen, mulai dari para camat hingga pelaku UMKM untuk bersama-sama menggerakkan ekonomi daerah,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, menjelaskan Pesona Ramadhan 2026 melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur.
“Jumlah peserta lomba memasak pada kegiatan Pesona Ramadhan yang diselenggarakan selama dua hari ini sebanyak 120 peserta dari kecamatan dan 135 peserta dari SKPD serta BUMD,” jelas Ria Marlisa..
Panitia juga menghadirkan dewan juri profesional untuk menjamin kualitas dan objektivitas penilaian, yakni Chef Harris, Chef Sekar, Chef Feby, dan Chef Ridho.
Baca Juga:Bupati Bandung Sidak RSUD Bedas Arjasari, Soroti Proyek 'Anggeus Tapi Teu Anggeus'Kekerasan terhadap Jurnalis Kembali Terjadi di Tasikmalaya, Diduga Dilakukan Ketua KDMPÂ
Menurut Ria, lomba memasak ini dirancang untuk meramaikan bazar Ramadhan sekaligus meningkatkan daya tarik kunjungan masyarakat.
Pemerintah daerah pun menargetkan adanya perputaran ekonomi yang signifikan selama kegiatan berlangsung, khususnya bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
“Melalui lomba memasak ini, kami ingin memberikan ruang kreativitas di bidang kuliner serta mempererat kebersamaan antara perangkat daerah dengan masyarakat,” ungkapnya.
