Safari Ramadan, Polresta Bandung Targetkan 25 Rumah Rutilahu Rampung April

Safari Ramadan, Polresta Bandung Targetkan 25 Rumah Rutilahu Rampung April
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono saat membagikan sembako dalam kegiatan Safari Ramadan bersama Kapolri yang digelar secara virtual dan diikuti jajaran Polresta Bandung di Kampung Cangri, Desa Mangunharja, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Rabu (4/3/2026) malam. Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Polresta Bandung menargetkan pembangunan 25 rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi masyarakat di Kabupaten Bandung rampung pada April 2026.

Program tersebut disampaikan dalam kegiatan Safari Ramadan bersama Kapolri yang digelar secara virtual dan diikuti jajaran Polresta Bandung di Kampung Cangri, Desa Mangunharja, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan, kegiatan Safari Ramadan yang terpusat di Polda Jawa Barat itu dihadiri Kapolri Listyo Sigit secara virtual dan diikuti jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung.

Baca Juga:Antisipasi Lonjakan Harga Akhir Ramadan, DPR RI Gelar Pasar Murah di Solokanjeruk Kabupaten BandungDiiming-imingi Gaji Fantastis, Warga Kabupaten Bandung Barat Terjerat Dugaan TPPO di Sikka NTT

“Alhamdulillah pada hari ini kami Polresta Bandung mengikuti kegiatan Safari Ramadan yang terfokus di Polda Jawa Barat yang dihadiri oleh Bapak Kapolri. Kami di sini di Desa Mangunharja, Kecamatan Ciparay bersama Forkopimda mengikuti kegiatan dari Polda,” ujar Aldi, Rabu (4/3/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan juga menyampaikan capaian pembangunan rutilahu yang telah dilakukan oleh Polresta Bandung sebagai bagian dari upaya mendekatkan diri dengan masyarakat.

Aldi menjelaskan, hingga saat ini Polresta Bandung telah membangun 19 unit rumah tidak layak huni, sementara dua unit lainnya masih dalam proses pembangunan.

“Alhamdulillah Polresta Bandung sampai hari ini sudah dibangun 19 unit, yang sedang berjalan dua unit berarti 21 unit. Targetnya nanti bersama Bapak Bupati Bandung ditambah lagi jadi 25 unit. Insyaallah sampai bulan April bisa membangun 25 unit,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan rutilahu tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung. Namun, wilayah Arjasari dan Pameungpeuk menjadi daerah dengan jumlah pembangunan terbanyak.

“Tersebar di seluruh kecamatan, tapi paling banyak di Arjasari dengan Pameungpeuk,” katanya.

Ia mengakui, program rutilahu memiliki tantangan tersendiri karena kondisi masyarakat yang dibantu umumnya berada dalam keterbatasan ekonomi dan tinggal di rumah yang tidak layak.

Baca Juga:IPM 2025 Kabupaten Bandung Meningkat, Seluruh Dimensi Pendidikan dan Kesehatan MenguatTren Kekerasan Anak di Kabupaten Bandung Barat Meningkat, Dua Bulan Tercatat 11 Kasus

“Yang pasti kita hadir untuk masyarakat. Kita melihat ada masyarakat yang rumahnya tidak layak, bahkan tempat tidurnya tidak ada. Sangat menyedihkan sekali,” ungkapnya.

Aldi berharap dengan adanya program perbaikan rumah tersebut, masyarakat dapat hidup lebih layak dan memiliki kesempatan lebih baik untuk meningkatkan kesejahteraan.

0 Komentar