JABAR EKSPRES – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meresmikan sejumlah fasilitas kesehatan baru di RSUD Bhakti Padjajaran, Cibinong, Rabu (4/3), termasuk layanan inovatif Digital Subtraction Angiography (DSA) dan Pelayanan Jantung Anak Intervensi.
Selain DSA, peresmian juga mencakup Inovasi Force Stroke (Sode Stroke), Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS), layanan kemoterapi, serta publikasi penghargaan WBK dan pencanangan Zona Integrasi Menuju WBBM.
Rudy Susmanto menyatakan kebanggaannya atas transformasi RSUD Bhakti Padjajaran yang terus mengikuti perkembangan dunia kesehatan.
Baca Juga:Silaturahmi Akbar PKB, Kang Cucun Serahkan Kendaraan Ambulans untuk 31 KecamatanHj Renie Rahayu Fauzi Hadiri Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun A Syamsurijal Dari Fraksi PKB
“Salah satu yang membuat kita bangga sebagai warga masyarakat Kabupaten Bogor adalah salah satu fasilitas yang hari ini diresmikan yaitu DSA,” katanya.
Ia menambahkan, metode DSA yang dikembangkan oleh Profesor Dr. Terawan ini masih langka di Indonesia, dengan hanya enam rumah sakit yang mengoperasikannya, dan RSUD Bhakti Padjajaran kini termasuk salah satunya.
Yang lebih membanggakan, kata Rudy, layanan DSA ini dapat diakses menggunakan BPJS. Warga Bogor pun bisa mendapatkan pengobatan canggih ini tanpa harus terbebani biaya mahal.
“Kalau berobatnya ke beberapa rumah sakit lain biayanya cukup mahal. Bahkan biayanya satu kali penanganan bisa 60 sampai 70 juta rupiah,” tuturnya.
Politisi Partai Gerindra ini menegaskan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat melalui Universal Health Coverage (UHC) 100 persen bagi seluruh warga Kabupaten Bogor.
Politisi Partai Gerindra itu juga menyampaikan bahwa dirinya serius dalam melayani kesehatan masyarakat dengan memberikan universal Health Coverage (UHC) untuk warga Kabupaten Bogor 100 persen.
“Kami salah satu dan mungkin satu-satunya Kabupaten di Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yang berani mengambil langkah bersama DPRD di Kabupaten Bogor menerapkan universal health coverage UHC 100 persen dengan anggaran hampir Rp1 triliun rupiah per tahun,” pungkasnya.
