Konflik AS-Israel dengan Iran Memanas, Sejumlah Penerbangan Internasional Dibatalkan

Konflik AS-Israel dengan Iran Memanas, Sejumlah Penerbangan Internasional Dibatalkan
Sejumlah calon penumpang yang terdampak penundaan penerbangan berjalan menuju ruang tunggu di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (1/3/2026). Foto: Antara
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sejumlah penerbangan internasional dari Bandara Soekarno-Hatta dengan tujuan atau yang melewati kawasan Timur Tengah dibatalkan, menyusul konflik antara Iran dengan Israel dan sekutunya Amerika Serikat (AS) kian memanas.

Hingga Senin (2/3/2026) pagi, terdapat lebih dari 10 penerbangan menuju Doha, Dubai, dan Abu Dhabi dibatalkan.

Pembatalan sejumlah penerbangan internasional itu merupakan akibat langsung dari serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

Baca Juga:RI Bakal Beli 50 Unit Pesawat Boeing, Bagian dari Kesepakatan Dagang dengan AS!Green Force Run 2026 Hadir Lagi, Kampanye “Lebih dari Lari” sebagai Perayaan HUT Surabaya dan Persebaya

Selain itu, sebanyak 37 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dengan rute Timur Tengah terjadwal hari ini. Termasuk penerbangan ke Istanbul dan Jeddah.

Di samping itu, sejumlah maskapai asing juga dilaporkan telah membatalkan penerbangan internasional. Bahkan, beberapa tidak mengoperasikan penerbangan dari dan menuju semua kota di Timur Tengah, sejak konflik terjadi antara Iran dan Israel.

Adapun maskapai yang telah membatalkan penerbangan atau tidak mengoperasionalkan penerbangan antara lain Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates, Malaysia Airlines, Phillipine Airlines, Indigo Airlines, Srilanka Airlines, China Southern Airlines, Singapore Airlines dan Scoot.

Maskapai Saudia Airlines masih melakukan pemantauan terhadap beberapa kota tujuan di Timur Tengah, Oman Air beroperasi seperti biasa, dan Ethiopian Airlines masih beroperasi seperti biasa namun tidak mengoperasikan penerbangan ke Amman (Jordania) dan Tel Aviv (Israel).

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwaganddhi juga telah meminta maskapai dengan rute penerbangan internasional terdampak konflik Iran dengan AS-Israel untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Untuk itu, kami imbau maskapai meningkatkan kewaspadaan dan penumpang secara aktif memantau perkembangan informasi,” ujarnya, dikutip Senin.

Sementara itu, ia mengatakan dua maskapai dalam negeri yang melewati ruang udara Timur Tengah yakni Garuda Indonesia dan Lion Air saat ini belum terdampak konflik.

Baca Juga:Isu PHK Pabrik Mie Sedaap, Ini Kata KemenperinTHR ASN Cair, PPPK Paruh Waktu Harap-harap Cemas

Menhub menyebut, penerbangan Garuda Indonesia dan Lion Air menuju Jeddah belum terdampak, sedangkan penerbangan Garuda Indonesia menuju Amsterdam di reroute melalui Kairo (Mesir).

“Aspek keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Ia juga mengaku bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Airnav Indonesia, maskapai penerbangan, pengelola bandara dan otoritas asing untuk memperbaharui informasi keamanan wilayah Timur Tengah serta memastikan penerbangan aman dan lancar.

0 Komentar