JABAR ESKPRES – Pembalap Cadillac, Sergio Perez, memberikan tanggapannya terkait keputusan mantan timnya, Red Bull Racing, yang menunjuk Isack Hadjar sebagai pembalap utama untuk mendampingi Max Verstappen pada musim Formula 1 2026.
Menurut Perez, langkah Red Bull mempromosikan Hadjar merupakan keputusan yang tepat. Ia menilai pembalap muda tersebut memiliki potensi besar dan kesiapan untuk bersaing di level tertinggi, terlebih di tengah perubahan regulasi yang akan diterapkan pada musim 2026.
“Saya rasa dia sudah siap untuk membela Red Bull dengan sejumlah perubahan regulasi saat ini,” ujar Perez seperti dikutip dari Formula 1, Jumat.
Baca Juga:AS Desak Iran Bongkar Fasilitas Nuklir dan Serahkan Uranium dalam Perundingan JenewaTenshin Nasukawa Tantang Juan Francisco Estrada dalam Eliminator WBC Kelas Bantam di Tokyo
Perez juga menekankan bahwa Hadjar telah menunjukkan bakatnya sepanjang kariernya sejauh ini. Ia optimistis pembalap asal Prancis itu mampu menjalani musim yang kompetitif dan meraih pencapaian positif di ajang Formula 1.
“Saya rasa Isack adalah pembalap yang sangat bertalenta, dia menunjukkan itu, dan saya yakin bahwa ke depannya dia akan menjalani musim yang baik, dia akan mencapai kesuksesan di Formula 1,” lanjut Perez.
Untuk musim 2026, Hadjar resmi naik kelas dari tim satelit Red Bull, yakni Racing Bulls, ke tim utama. Ia menggantikan posisi pembalap utama yang sebelumnya ditempati oleh Yuki Tsunoda. Manajemen tim asal Austria tersebut menilai Hadjar memiliki ruang perkembangan yang besar dan prospek jangka panjang yang menjanjikan.
Perez sendiri pernah memperkuat Red Bull dalam kurun waktu 2021 hingga 2024, berduet dengan Verstappen. Pembalap asal Meksiko yang akrab disapa Checo itu mengaku memiliki pengalaman positif saat menjadi rekan setim juara dunia empat kali tersebut.
Ia meyakini Hadjar akan memperoleh banyak pelajaran berharga dengan status barunya sebagai tandem Verstappen. Menurut Perez, berada dalam satu tim dengan pembalap sekaliber Verstappen di lingkungan Red Bull akan menjadi tempat ideal bagi Hadjar untuk berkembang.
“Menjadi rekan setim Max di Red Bull merupakan sebuah tim yang hebat, saya rasa ini akan menjadi tempat yang sangat bagus untuk Hadjar berkembang,” kata Perez.
Setelah tidak lagi menjadi bagian dari Red Bull, Perez memilih absen dari kompetisi Formula 1 pada musim 2025. Musim 2026 pun menjadi momentum kembalinya ia ke lintasan balap, kali ini bersama tim pendatang baru, Cadillac F1 Team, yang menjalani debutnya di kejuaraan dunia.*
