Pesta Lima Gol di GBLA: Wajah Ofensif Persib di Tangan Igor

Pesta Lima Gol di GBLA: Wajah Ofensif Persib di Tangan Igor
Asisten pelatih Persib Bandung, Igor Tolic mendampingi anak asuhnya saat berhasil mengalahkan tamunya Madura United FC pada pertandingan lanjutan BRI Super League di Stadion GBLA, Kota Bandung, Kamis (26/2. Dalam laga tersebut Persib Bandung menang telak dengan skor 5-0 atas Madura United FC. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bandung kembali berpesta. Di bawah sorot lampu Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (26/2) malam, Persib menggulung Madura United lima gol tanpa balas. Sebuah kemenangan yang bukan hanya telak secara skor, tetapi juga mencolok dari segi rasa permainan.

Ada yang berbeda dari Maung Bandung malam itu. Di tengah absennya komando langsung sang pelatih kepala, Bojan Hodak, asisten pelatih Igor Tolic tampil sebagai dirigen di tepi lapangan. Dan dari menit pertama, arah permainan Persib terasa lebih progresif.

Jika Hodak dikenal dengan pendekatan defensif-pragmatis, rapat di belakang, sabar menunggu celah, lalu menghukum lewat transisi cepat, maka Igor menawarkan spektrum berbeda, high pressing, build-up cepat, dan agresivitas konstan di sepertiga akhir.

Baca Juga:Deretan Fakta di Balik Pesta Gol Persib ke Gawang Madura UnitedSusunan Pemain dan Link Streaming Persib vs Madura United, Cek di Sini!

Persib tak lagi sekadar menunggu. Mereka memburu, garis pertahanan ditarik lebih tinggi. Dua bek sayap aktif menekan hingga area lawan. Gelandang tak ragu melepas umpan vertikal lebih dini.

Intensitas ini membuat Madura United tak sempat membangun ritme, setiap upaya keluar dari tekanan langsung dipatahkan sebelum melewati garis tengah.

Gol pembuka lahir dari skema yang merepresentasikan filosofi baru itu, pressing kolektif, bola direbut di area berbahaya, eksekusi cepat tanpa banyak sentuhan. Setelah kran terbuka, Persib seperti menemukan aliran energi tambahan.

Serangan datang bergelombang. Variatif pula, kombinasi satu-dua di half-space, crossing cepat dari sisi lapangan, hingga tembakan jarak jauh yang memaksa lini belakang Madura kocar-kacir.

Skor 5-0 bukan sekadar angka. Ia adalah cerminan dominasi total, penguasaan bola agresif, jumlah peluang berlimpah, dan pertahanan yang tetap solid meski bermain ofensif.

Menariknya, meski tampil menyerang, keseimbangan tetap terjaga. Transisi negatif yang kerap jadi risiko tim ofensif, tertangani dengan disiplin. Gelandang bertahan sigap menutup ruang, bek tengah berani duel satu lawan satu di area luas.

Di bawah Hodak, Persib kerap tampil efektif namun ekonomis. Menang tipis 1-0 atau 2-1 dengan organisasi pertahanan rapi sudah cukup, fokusnya hasil, bukan estetika.

Baca Juga:Jelang Persib vs Madura United, Polisi: Bobotoh Tak Bertiket Dilarang ke Stadion!10 Tempat Nobar Persib vs Madura United, Rabu, 26 Februari 2026 di Bandung Raya

Igor menghadirkan dimensi berbeda, keberanian mengambil risiko lebih besar demi dominasi permainan. Tempo dinaikkan, intensitas diperpanjang, dan kreativitas diberi ruang lebih luas.

0 Komentar