“Untuk nomor satu, hasil kesepakatannya semua wali murid minta ganti vendor, dan alhamdulillah tadi langsung penandatanganan petisi ganti vendor SPPG,” kata Nia.
Selain soal pergantian vendor, Nia juga menjelaskan bahwa biaya perawatan siswa yang terdampak telah ditangani oleh pemerintah daerah bersama pihak penyedia MBG. Di kelas anaknya, kata dia, terdapat siswa yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“Untuk biaya perawatan ada, kebetulan di kelas anak saya ada yang kena dan sekarang dirawat di Mitra Kasih. Semua biaya rawat ditanggung oleh Dinas Kesehatan Kota Cimahi dan SPPG,” ujarnya.
Baca Juga:Onigiri MBG Diduga Picu Keracunan Massal di Cimahi, Ini Kata BGN!Siswa SMPN 6 Cimai Diduga Keracunan MBG Menu Onigiri, Begini Respons Orang Tua Siswa
Menurut Nia, kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi pihak sekolah agar lebih berhati-hati dalam memilih mitra penyedia layanan MBG. Ia menekankan pentingnya jaminan keamanan pangan agar orang tua tidak terus dibayangi kekhawatiran.
“Untuk ke depannya pihak sekolah harus selektif cari vendor SPPG yang orang tua tidak merasa was-was,” katanya menutup. (Mong)
