Kocar-Kacir saat Razia! Remaja Peserta Balapan Liar di Ibun Tuntun Motor Menanjak

Pemandangan tak biasa terlihat di sekitar Jembatan Kuning Kampung Patrol, Desa Ibun, Kecamatan Ibun
Pemandangan tak biasa terlihat di sekitar Jembatan Kuning Kampung Patrol, Desa Ibun, Kecamatan Ibun, Selasa (24/2) sore. Puluhan remaja terlihat menuntun sepeda motor mereka usai terjaring razia balapan liar yang digelar Polsek Ibun. Foto Dok Polsek Ibun
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemandangan tak biasa terlihat di sekitar Jembatan Kuning Kampung Patrol, Desa Ibun, Kecamatan Ibun, Selasa (24/2) sore. Puluhan remaja terlihat menuntun sepeda motor mereka usai terjaring razia balapan liar yang digelar Polsek Ibun.

Sebanyak 34 unit kendaraan roda dua diamankan dalam operasi penertiban tersebut. Para pengendara yang sebelumnya diduga melakukan balapan liar dan freestyle terpaksa menuntun motornya setelah petugas mengambil kunci kendaraan di lokasi.

Kapolsek Ibun, IPTU Deny Fourtjahjanto, menjelaskan kawasan tersebut memang kerap dijadikan arena balapan liar, terutama pada sore hari.

Baca Juga:Kekerasan terhadap Jurnalis Kembali Terjadi di Tasikmalaya, Diduga Dilakukan Ketua KDMP Ini Pesan H. Cucun Dalam Reses Anggota DPRD Fraksi PKB

“Di situ ada area jalan yang kosong dan sering dipakai para remaja untuk trek-trekan, balapan, bahkan freestyle. Itu juga banyak diposting di media sosial oleh mereka sendiri,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (27/2/2026).

Menurut Deny, pihaknya sebenarnya sudah rutin melakukan patroli sebagai langkah pencegahan. Namun para pelaku kerap menghindar saat mengetahui kehadiran polisi.

“Kita sudah lakukan patroli, tapi mereka kucing-kucingan. Hasilnya begitu-begitu saja, tidak ada yang tertangkap,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal itu, petugas kemudian mengubah strategi dengan menutup tiga akses masuk menuju lokasi balapan. Anggota dibagi menjadi beberapa tim dan sebagian mengenakan pakaian non-atribut.

“Saya mulai apel pukul 15.30 WIB, kemudian kita bergerak dan menutup tiga titik, termasuk dari arah Garut menuju Ibun. Setelah akses ditutup, akhirnya berhasil kita jaring,” jelasnya.

Saat razia berlangsung, sejumlah remaja sempat berupaya melarikan diri ke gang-gang kecil yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi utama. Namun kendaraan mereka tetap berhasil diamankan.

“Kita ambil kuncinya karena mereka lari. Kendaraan kemudian mereka tuntun dan kita bariskan di samping Jembatan Kuning. Di situ saya beri arahan langsung,” ujar Deny.

Baca Juga:Emosi Memuncak di GBLA, Andrew Jung Tegaskan Niatnya Redam Situasi Demi PersibBSI Fest Ramadan 2026 Hadir di 9 Kota Besar, Promo Umrah Hemat sampai Rp4 Juta

Dari hasil penertiban, selain balapan liar, polisi juga menemukan sekitar 11 kendaraan menggunakan knalpot tidak standar atau brong. Seluruhnya diwajibkan mengganti knalpot dengan yang sesuai aturan.

Kapolsek menegaskan kendaraan yang terjaring tidak bisa langsung diambil begitu saja. Terlebih bagi pengendara yang masih di bawah umur dan belum memiliki SIM, orang tua wajib hadir ke Polsek.

0 Komentar