Presiden Tetapkan Pimpinan Baru BPJS Ketenagakerjaan 2026–2031

BPJS Ketenagakerjaan
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dalam acara pelantikan jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Ketenagakerjaan.
0 Komentar

Saiful Hidayat menyampaikan rasa terima kasih atas amanah dari Presiden dan menegaskan visi strategis lima tahun ke depan melalui pendekatan 3C: Coverage, Care, dan Credibility. Prioritas utama Coverage difokuskan pada perluasan kepesertaan secara terstruktur dan terukur. Saat ini, jutaan pekerja-terutama sektor informal, pekerja bukan penerima upah (BPU), UMKM, dan pekerja migran masih belum terlindungi.

“Kami akan akselerasi akuisisi peserta baru di segmen rentan melalui optimalisasi kanal distribusi dan kolaborasi ekosistem, termasuk mitra digital seperti Shopee untuk menjangkau pekerja gig dan UMKM secara lebih masif,” jelas Saiful.

Secara paralel, retensi dan kepatuhan iuran peserta aktif akan ditingkatkan agar perlindungan tetap berkelanjutan. Prioritas kedua, Care, diwujudkan melalui transformasi layanan berbasis inovasi dan digitalisasi. “Kami ingin pelayanan bukan hanya administratif, melainkan benar-benar terasa sebagai kehadiran negara yang peduli,” tegasnya.

Baca Juga:Edwin Senjaya: Toleransi di Kota Bandung Terjaga Kuat dan HarmonisKuasa Hukum Protes Pengukuran Lahan Tanpa Izin ke BPN Jabar  

Strategi ini mencakup percepatan proses klaim, kemudahan akses, transparansi, penguatan manfaat tambahan seperti perumahan dan kesehatan, serta pengalaman peserta digital end-to-end yang intuitif dan responsif. Prioritas ketiga, Credibility, menjadi fondasi utama keberlanjutan institusi.

Saiful menekankan pentingnya integrasi data akurat, tata kelola akuntabel, kepatuhan regulasi, dan kolaborasi strategis dengan seluruh pemangku kepentingan. “Kami akan tingkatkan kredibilitas melalui kinerja investasi yang prudent dan berkelanjutan, pengelolaan dana profesional, serta komunikasi publik yang konsisten dan terpercaya,” imbuhnya.

Langkah ini diharapkan memperkuat kepercayaan dari pemerintah, pemberi kerja, peserta, dan masyarakat luas. Dengan kepemimpinan baru ini, BPJS Ketenagakerjaan optimistis mampu memperkuat ketahanan sosial-ekonomi nasional secara berkelanjutan, didukung pengawasan ketat Dewan Pengawas dan sinergi lintas sektor.

Di tingkat daerah, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Bojongsoang, Rizal Dariakusumah, menyambut baik penetapan kepemimpinan pusat. “Kami mendukung penuh visi 3C dan siap mengimplementasikannya di wilayah Kabupaten Bandung,” ujar Rizal.

Kantor cabang akan mempererat kolaborasi dengan pemerintah daerah, asosiasi pengusaha, komunitas pekerja, perangkat desa, serta mitra strategis seperti platform e-commerce termasuk Shopee untuk memperluas perlindungan bagi pekerja informal, UMKM, dan pekerja rentan.

0 Komentar