JABAR EKSPRES – Memilih ban untuk mudik berbeda dengan ban untuk ke pasar. Anda butuh ban dengan compound (campuran karet) yang tidak cepat habis karena panas aspal, namun tetap empuk untuk “menggigit” jalanan basah.
Seperti sudah menjadi kebiasaan setiap tahun menjelang Lebaran, banyak orang memutuskan untuk mudik dan beberapa di antaranya menggunakan sepeda motor.
Tentu jarak untuk mudik ini tidaklah dekat, sehingga harus banyak persiapan dan salah satunya mengganti ban yang sesuai agar perjalanan aman dan nyaman.
Berikut adalah pilihan terbaik dari berbagai sumber otomotif kredibel:
1. Michelin City Grip 2 (The Wet Specialist)
Baca Juga:10 Tempat Nobar Persib vs Madura United, Rabu, 26 Februari 2026 di Bandung RayaIbu Tiri yang Diduga Menyiksa Anaknya hingga Meninggal Dunia di Sukabumi Resmi Ditahan
Jika jalur mudik Anda melewati daerah rawan hujan atau pegunungan yang lembap, ini adalah juaranya.
Memiliki teknologi sipe (garis-garis halus) yang sangat banyak untuk memecah air.
Ban ini sangat awet untuk jarak jauh karena distribusi panasnya merata. Daya cengkramnya di jalan basah diakui sebagai salah satu yang terbaik di kelas skutik.
2. Pirelli Angel Scooter (The Comfort King)
Pirelli tidak hanya soal balapan. Seri Angel Scooter dirancang khusus untuk kenyamanan berkendara harian dan touring.
Struktur ban yang kokoh mampu meredam getaran jalanan yang rusak atau bergelombang.
Menggunakan material Dual Compound pada beberapa ukuran. Bagian tengah lebih keras agar awet di trek lurus, sementara bagian samping lebih lunak untuk keamanan saat menikung.
Cocok untuk pengguna matic yang mengutamakan kenyamanan punggung saat perjalanan 5-8 jam.
3. Maxxis Victra S98 ST (High Performance & Durability)
Baca Juga:OJK Jabar Dorong PUJK Syariah Kampanyekan Program Gerak Syariah Selama RamadanTelkom Solution Perkuat Sinergi Lintas Industri, Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Berbasis Digital
Populer di Indonesia karena harganya yang lebih bersahabat namun performanya mendekati ban premium Eropa.
Desain pola tapak yang agresif memberikan stabilitas tinggi saat kecepatan menengah-tinggi di jalur pantura.
Memiliki kontrol yang sangat baik di jalan kering. Durabilitasnya juga jempolan, tidak mudah “peang” meski sering menghantam lubang (namun tetap perhatikan tekanan angin!).
Persiapan Ban Sebelum Gas Mudik
Ban baru butuh waktu untuk “beradaptasi”. Jangan ganti ban H-1 mudik! Lapisan lilin pada ban baru biasanya masih licin.
Setidaknya pakai ban tersebut sejauh 50-100 km di dalam kota sebelum dibawa perjalanan jauh agar lapisan pelindungnya hilang dan daya cengkramnya maksimal.
