Ia berubah menjadi tawa anak-anak, sorak sorai saat doorprize diumumkan, dan obrolan hangat penuh empati. Mungkin aksi ini tak langsung mengubah wajah pendidikan nasional. Tapi di SDN 3 Sindangsuka, setidaknya satu hal pasti: tak ada lagi anak yang merasa sendirian. Dan kadang, itu sudah lebih dari cukup untuk menyalakan kembali harapan. (bbs)
Dari Luka di Timur, Deru Kepedulian Menggema di Garut
