BUMD Sehat, PT Jamkrida Jabar Setorkan Dividen Rp6,5 Miliar di 2025

BUMD Sehat, PT Jamkrida Jabar Setorkan Dividen Rp6,5 Miliar di 2025
RUPS LB Jamkrida Jabar di Biro BIA beberapa waktu lalu. (Dok Humas)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – PT Jamkrida Jabar merupakan satu dari sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dalam kategori sehat. Di 2025, perusahaan yang bergerak di bidang penjaminan itu mencatatkan setoran dividen Rp6,5 miliar.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Jamkrida Jabar Bobby Cahyadi, Rabu (25/2/2026). Ia menguraikan, selama 2025, perusahaan yang dipimpinnya masih bisa memberikan catatan positif.

Perusahaan yang berkantor di Jalan Soekarno Hatta itu masih bisa mencatatkan laba. “Laba kami setelah pajak naik ya, dari Rp10 miliar di 2024, menjadi Rp16 miliar. Tapi ini memang masih unaudited,” terangnya kepada Jabar Ekspres saat ditemui di Gedung Sate.

Baca Juga:Dokumen FS Holding BUMD Jawa Barat Sudah Dikirim ke KemendagriSiapkan Skema Holding, Ini Proyeksi Setoran Dividen BUMD Jawa Barat 2026

Bobby melanjutkan, PT Jamkrida Jabar juga tercatat masih bisa menyetorkan dividen. Untuk tahun 2025 itu masih tercatat di angka Rp6,5 miliar. “Ini juga naik ya, dari Rp6 miliar menjadi Rp6,5 miliar,” sambungnya.

Capaian itu juga akan terus ditingkatkan, sehingga PT Jamkrida Jabar bisa makin berkontribusi untuk Jawa Barat. Baik secara setoran dividen ataupun berbagai program penjaminan yang turut menyejahterakan masyarakat.

Respon Pembentukan Holding BUMD

Dalam kesempatan itu, Bobby juga sedikit merespon terkait rencana pembentukan Holding BUMD oleh Pemprov Jawa Barat. Ia menguraikan, PT Jamkrida masuk dalam kategori BUMD yang bergerak di bidang keuangan.

Sementara pembicaraan Holding BUMD nampaknya masih berfokus pada BUMD Non Keuangan. “Jadi kami sebenarnya juga belum banyak dilibatkan, kami masih berjalan seperti biasa,” jelasnya.

Sekilas Sepak Terjang Jamkrida Jabar

PT Jamkrida Jabar dibentuk berdasarkan Perda No 9 Tahun 2011. Modal yang disetor per 31 Desember 2023 adalah Rp260,28 miliar. Rinciannya, Pemprov Jawa Barat 99,92 persen dan Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank BJB 0,08 persen.

Perusahaan itu juga terbilang rajin menyetorkan dividen ke Pemprov Jawa Barat. Misalnya berdasarkan data Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, realisasi setoran dividen PT Jamkrida Jabar pada 2024 ada di angka Rp5,581 miliar. Angka itu naik jika dibandingkan 2023 yang ada di Rp4,799 miliar. (son)

0 Komentar