Bangun Infrastruktur, Dedi Mulyadi akan Melakukan Pinjaman Daerah Sebesar Rp2 Triliun

Bangun Infrastruktur, Dedi Mulyadi akan Melakukan Pinjaman Daerah Sebesar Rp2 Triliun
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan melakukan pinjaman daerah untuk bangun sejumlah infrastruktur karena keterbatasan fiskal.

Hal itu diungkapkannya saat berada di forum penandatanganan sejumlah kerja sama di Gedung Sate pada Kamis (26/2/2026).

Dedi Mulyadi menyebut, Pemprov Jawa Barat tengah mengalami kehilangan fiskal hampir Rp 3 triliun, padahal banyak rencana besar yang butuh di eksekusi.

Baca Juga:Dedi Mulyadi Batasi Motor Pelajar di Jabar, Kebijakan Mulia atau Bebani Warga?Timpang! Survei Kepuasan Publik Dedi Mulyadi Meroket, Begini Respon Wakil Gubernur Jabar

Maka, pinjaman daerah menjadi alternatif yang terpaksa di pilih. “Saya jujur aja tahun ini saya mengajukan pinjaman Rp2 Triliun, tetapi (cicilan atau tenor.red) hanya berlaku selama saya memimpin,” katanya.

Dedi Mulyadi melanjutkan, pinjaman itu diperlukan untuk membiayai sejumlah proyek besar.

“Itu untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur-infrastruktur yang besar,” jelasnya.

Menurut Dedi Mulyadi, beberapa proyek yang dimaksud di antaranya pembangunan Jalur Puncak 2, underpass dan beberapa jembatan layang.

“Itu cicilannya sampai 2030 selama saya memimpin. Gitu loh, jadi tidak boleh lebih,” katanya.

Pinjaman daerah tersebut dilakukan ke sejumlah pihak, salah satunya Bank daerah.

“Pinjamnya dari Bank BJB,” katanya.

Di sisi lain, berdasarkan data Bappeda Jabar, Jalur Puncak 2 itu rencananya bakal menghubungkan Sentul-Cipanas dengan panjang sekitar 43,32 km. Proyek fisik dan pelebaran jalan itu membutuhkan Rp 800 miliar – Rp 1,6 triliun.

Apa Bedanya dengan Era Ridwan Kamil

Sementara itu Pemprov Jawa Barat di era kepemimpinan Ridwan Kamil juga melakukan pinjaman daerah, pinjaman sekitar Rp 3,4 triliun.

Baca Juga:HUT ke-23 Kota Banjar, Gubernur Dedi Mulyadi Kritik Karpet DPRD yang Kumuh: Apa Bedanya dengan Warung Kopi?Dedi Mulyadi Wacanakan Sewa Helikopter untuk Antar Jemput Pasien dan Dokter di Jabar

Pinjaman tersebut merupakan Program Pemulihan Nasional (PEN) saat pandemi Covid-19, salah satunya juga untuk pembangunan infrastruktur di antaranya Masjid Raya Al Jabbar. (son)

0 Komentar