Kondisi ini membuat pengawasan diperluas, mengingat perbedaan waktu konsumsi makanan berpotensi memengaruhi munculnya gejala. Anak-anak usia dini dan balita yang mengonsumsi makanan pada siang hari juga menjadi perhatian khusus tim kesehatan.
Sebagai langkah mitigasi, Dinas Kesehatan Kota Cimahi terus melakukan pemantauan di lapangan serta membuka jalur koordinasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Dinas Pendidikan Kota Cimahi untuk melakukan pendataan siswa yang mengalami keluhan usai menyantap MBG.
“Jadi saya menyampaikan kepada pak kadisdik bahwa apabila pasien yang memang bergejala untuk dibawa ke rumah sakit terdekat agar segera tertangani,” tandas Mulyati. (Mong)
