Dari Kutukan Menuju Harapan: Saatnya Akhiri Stigma Kusta

Stigma Kusta
Hari Kusta Sedunia. (FOTO ILUSTRASI)
0 Komentar

Menurut Neti, eliminasi kusta bukan mimpi jauh. Dengan literasi tinggi berbasis data, deteksi dini masif, pengobatan tepat waktu, dan terutama perubahan sikap masyarakat, Indonesia bisa mencapai nol kasus baru, nol kecacatan, dan nol stigma pada 2030. “Kusta bukan akhir dari sebuah hidup, melainkan awal dari perjuangan bersama,” katanya.

Saat tangan yang dulu menjauh kini terulur untuk membantu, saat stigma digantikan empati, saat setiap bercak kulit tak lagi ditutupi rasa malu-saat itulah harapan benar-benar hidup. Kusta bisa disembuhkan. “Yang sulit disembuhkan adalah ketakutan dan prasangka. Mari kita mulai dari diri sendiri: lihat, dengar, dan ulurkan tangan. Karena di balik setiap kasus kusta, ada manusia yang layak mendapat kesembuhan dan martabat,” ajaknya. (*)

0 Komentar