Munggahan Bareng Warga Relokasi Arjasari, Cucun: Ngariung untuk Dengarkan Keluhan Jelang Ramadan

Suasana hangat tradisi munggahan terasa di Kampung Ciketug, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari
Suasana hangat tradisi munggahan terasa di Kampung Ciketug, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Selasa (17/2/2026). Foto Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Suasana hangat tradisi munggahan terasa di Kampung Ciketug, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Selasa (17/2/2026).

Wakil DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal ngariung dan ngaliwet bersama warga relokasi Kampung Condong dalam rangka Tarhib Ramadan sekaligus tasyakuran peresmian rumah baru.

Acara munggahan tersebut dihadiri jajaran Fraksi PKB dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga DPR RI. Masyarakat dan para kepala desa pun turut hadir dalam suasana sederhana dan penuh kebersamaan.

Baca Juga:Lewat #TemanAturUang, Kredit Pintar Dorong Ibu Lebih Bijak Pahami Pinjaman dan Kelola Keuangan SehatMeski Sulit, Tuntaskan di Bandung!

“Ini dalam rangka tasyakuran peresmian relokasi rumah, kita munggahan, ngariung bareng masyarakat Kampung Condong dan semua teman-teman Fraksi PKB. Saya dari DPR RI bersama-sama masyarakat berbaur menyelenggarakan tradisi munggahan Tarhib Ramadan,” ujar Cucun saat ditemui usai meninjau rumah relokasi, Selasa (17/2/2026).

Ia menegaskan, momentum munggahan bukan sekadar makan bersama, tetapi menjadi ruang untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan menyerap aspirasi secara langsung.

“Sudah biasa mereka ada acara ngaliwet apa pun, kita bersamai di sini ngaliwet bareng warga. Intinya adalah bagaimana kita bisa lebih mendengar, lebih dekat dengan mereka,” katanya.

Dalam kebersamaan itu, sejumlah warga menyampaikan curhatan terkait kondisi ekonomi. Cucun menyebut keluhan yang muncul di antaranya soal harga kebutuhan pokok yang dirasakan mahal serta kesulitan ekonomi yang masih dihadapi sebagian warga.

“Curhatan ya tidak banyak, barang-barang katanya mahal, kemudian kesulitan dari sisi ekonomi. Kita dengar juga tadi para kades ngumpul,” ungkapnya.

Menurutnya, tradisi munggahan seperti ini menjadi momen penting bagi pemerintah untuk hadir dan memastikan kondisi sosial masyarakat tetap terjaga, terutama menjelang Ramadan.

“Yang pasti memang pemerintah harus hadir. Tadi saya sampaikan juga ke Kadis Sosial, jangan sampai terdengar di Kabupaten Bandung terjadi seperti hal-hal yang lalu,” tegasnya.

Baca Juga:Bojan Tak Menyerah! Persib Siap Balas Kekalahan di Leg KeduaStrategi Gubernur Ahmad Luthfi Turut Sukseskan Program Prioritas Presiden 

Ia mengingatkan agar persoalan ekonomi tidak sampai membuat warga mengambil keputusan yang keliru. Karena itu, ia meminta jajaran pemerintah daerah dan kepala desa lebih aktif turun ke lapangan.

“Saya sudah pesankan ke Ibu Kadinsos lakukanlah terus mendengar. Kepada kepala desa saya bilang jangan sampai semua diam di kantor, tapi dengarkan masyarakat, curhatannya seperti apa, dan cari solusinya,” tandas Cucun.

0 Komentar