JABAR EKSPRES – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memastikan pelaksanaan korvey (kerja bakti bersih-bersih) akan diperluas hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sebagai bagian dari penguatan gerakan kebersihan di Kota Bogor.
Ia menjelaskan, dalam waktu dekat akan diterbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang mengatur pelaksanaan korvey oleh pemerintah daerah sebanyak dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Selasa dan Jumat.
Karena itu, Dedie menginstruksikan agar seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Bogor turut dikerahkan untuk menggelar aksi bersih-bersih atau korvey secara rutin dua kali seminggu di wilayah masing-masing.
Baca Juga:BULOG Kancab Bandung Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadhan, Stok Dipastikan AmanPA Kota Cimahi Bahas Kesejahteraan Yudisial dalam Diskusi Internasional BPHPI–FCFCOA
“Tentu korvey ini harus sampai ke tingkat kecamatan dan kelurahan masing-masing untuk menjaga kebersihan Kota Bogor. Jadi semua masyarakat di Kota Bogor ini juga terlibat dalam upaya menjaga dan membersihkan lingkungan,” ujar Dedie saat dikonfirmasi, Senin (16/2/2026).
Lebih lanjut, Dedie menyampaikan setiap lurah memiliki peran penting dalam menerjemahkan kebijakan dari tingkat pusat hingga ke wilayah.
Sementara itu, para camat akan bertindak sebagai koordinator guna memastikan pelaksanaan korvey berjalan optimal di masing-masing wilayah.
“Lurah itu adalah wali kota-wali kota kecil. Silakan turunkan apa yang menjadi kebijakan di tingkat pusat ke daerah sampai ke wilayah masing-masing. Camat-camat tentu sebagai koordinator akan membantu juga,” katanya.
Menurut Dedie, pelaksanaan korvey dua kali sepekan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga menjadi sarana edukasi serta pembiasaan warga dalam merawat lingkungan.
Ia menegaskan persoalan lingkungan, termasuk permasalahan sampah, merupakan tanggung jawab bersama.
Karena itu, seluruh masyarakat Kota Bogor diharapkan memiliki rasa memiliki terhadap kotanya, disertai komitmen membangun kesadaran melalui edukasi berkelanjutan.
Baca Juga:Rayakan Imlek 2026 di Bandung, Ini Promo Dinner di Hotel Kota BandungPenjahit Rumahan Bersiap Hadapi Lonjakan Pesanan
“Jadi ini juga bagian dari upaya membiasakan diri dan menggerakkan seluruh stakeholder termasuk juga masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan korvey dan selalu menjaga lingkungan termasuk dengan membersihkan sampah,” tuturnya.
