Amazon Girls’ Tech Day Kenalkan AI, Gaming dan Coding untuk para Siswa

Pemberian pelatihan para siswa untuk lebih mengenalkan Ai, Gaming dan Coding kembali digelar oleh Amazon bersa
Pemberian pelatihan para siswa untuk lebih mengenalkan Ai, Gaming dan Coding kembali digelar oleh Amazon bersama PJI dengan tema Amazon Girls’ Tech Day. 
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemberian pelatihan kepada para siswa untuk lebih mengenalkan Ai, Gaming dan Coding kembali digelar oleh Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) dengan tema Amazon Girls’ Tech Day.

Pemberian pelatihan ini memasuki tahun keempat. Tujuannya untuk memberikan inspirasi dan mempersiapkan para siswi untuk paham dengan teknologi.

Sebanyak 400 siswi dari 10 sekolah di Karawang dan Bekasi turut berpartisipasi dan dilaksanakan pada 7 Februari 2006. Program ini juga diperluas untuk jenjang SD hingga SMA.

Baca Juga:Buka Puasa Mewah di Lembang Cuma 125 Ribu? Cek Promo Early Bird L’Eminence!Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah Dinas DPRD Kabupaten Indramayu Berjalan Lambat

Perluasan ini diharapkan dapat tumbuhkan minat dan kesiapan talenta untuk para siswi agar mengetahui transformasi digital berbasis AI.

Dalam sesi inspiratif narasumber dari women tech leader terkemuka seperti Riris Marpaung (CEO & Founder GameChanger Studio, Co-Founder Indonesia Women in Game), dan Cecilia Astrid Maharani (VP Data & AI di Mekari).

Kegiatan ini juga menghadirkan lokakarya dalam AI, gaming, robotika, dan coding untuk membangun minat terhadap berbagai keterampilan yang penting bagi para perempuan di masa depan.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid mengatakan turut mengapresiasi kolaborasi antara Amazon dan PJI dalam menyiapkan talenta digital perempuan sejak dini.

“Di Kementerian Komunikasi dan Digital, target kami pada tahun 2030 adalah membangun 9 juta talenta digital, Angka tersebut masih belum cukup, dan kami akan meningkatkan target menjadi 12 juta pada 2030.,’’ ujarnya.

Pihaknya terus mendorong generasi muda dan yakin bahwa semakin banyak anak muda akan memahami manfaat teknologi.

Teknologi merupakan sumber pemberdayaan yang kuat, bukan hanya bagi perempuan muda, tetapi juga bagi keluarga dan komunitas mereka, serta pada akhirnya bagi bangsa.

Baca Juga:Eksekusi Lahan dan Bangunan di Jalan Asia Afrika Kota Bandung berlangsung KondusifH&M Official Store Hadirkan Koleksi Terbaru Melali Online dan Offline

‘’Kami akan memperluas makna 3T menjadi Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga untuk mendukung mereka dan seluruh masyarakat Indonesia,” kata dia.

Kehadiran program ini semakin relevan di tengah pesatnya transformasi dunia kerja akibat perkembangan kecerdasan buatan. Berdasarkan laporan terbaru AWS dan Strand Partners.

Lebih dari 18 juta pelaku usaha di Indonesia (28%) telah mengadopsi AI, dengan tingkat pertumbuhan tahunan mencapai 47% pada tahun 2025.

0 Komentar