Mahasiswa D3 Farmasi UBK Edukasi Warga Cibarusah Cegah Stunting Melalui Inovasi Olahan Daun Kelor

Foto pelaksanaan KKN kelompok 8 di Perumahan TNI-POLRI Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi. (foto: Alif Sukma N.
Foto pelaksanaan KKN kelompok 8 di Perumahan TNI-POLRI Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi. (foto: Alif Sukma N. A.)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kelompok 8 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi D3 Farmasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Bhakti Kencana (UBK) Bandung, sukses menggelar kegiatan pengabdian masyarakat pada Senin, 26 Januari 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Posyandu Melati XIII, Perumahan TNI-POLRI Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi.

Mengusung tema “Edukasi & Inovasi Olahan Daun Kelor untuk Mencegah Stunting”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu yang memiliki balita, mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak.

Baca Juga:Ini Dia Tampang Pria yang Viral Dijuluki Justin Bieber-nya India, Malah Jadi Bahan Olokan WarganetWarganet Ramai Berburu Video Viral Pria Berjaket Ojol yang Tiba-tiba Masuk Kamar Wanita

Pemilihan tema ini dilatar belakangi oleh masih tingginya risiko stunting diberbagai daerah, yang umumnya disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi yang memadai pada anak.

Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa berupaya memberikan solusi praktis dan aplikatif kepada masyarakat.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah Pudding Kelor, produk olahan berbahan dasar daun kelor yang kaya akan vitamin A, vitamin C, serta berbagai mineral penting.

Produk ini dinilai sangat bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan anak sekaligus mudah dibuat di rumah.

“Daun kelor memiliki kandungan gizi yang sangat baik. Dengan mengolahnya menjadi pudding, anak-anak bisa lebih tertarik mengonsumsinya karena rasanya lezat dan tampilannya menarik,” ujar salah satu mahasiswa peserta KKN.

Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa memberikan edukasi mengenai manfaat daun kelor serta cara pengolahannya menjadi pudding bergizi.

Edukasi disampaikan melalui pemutaran video tutorial dan penjelasan interaktif, sehingga peserta dapat memahami proses pembuatannya dengan mudah.

Baca Juga:Ditangan Prabowo Tanah Nganggur Bisa Disita Negara, Berikut AturannyaKapan Mudik Gratis Jasa Raharja 2026 Dibuka? Ini Bocorannya Jangan Sampai Terlewat

Para ibu peserta kegiatan tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Mereka mengaku mendapatkan pengetahuan baru yang bermanfaat dan dapat langsung dipraktikkan di rumah sebagai alternatif makanan sehat bagi keluarga.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat, warga berharap program serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di lingkungan mereka.

Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa D3 Farmasi UBK Bandung berharap dapat berkontribusi nyata dalam upaya pencegahan stunting sekaligus mendorong penerapan pola makan sehat di tengah masyarakat.

0 Komentar