Gunung Putri Diproyeksikan Jadi Desa Percontohan Kabupaten Bogor

Gunung Putri Diproyeksikan Jadi Desa Percontohan Kabupaten Bogor
Gunung Putri Diproyeksikan Jadi Desa Percontohan Kabupaten Bogor
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Pemerintah Kabupaten Bogor menetapkan Desa Gunung Putri sebagai desa percontohan pembangunan terpadu yang akan diwujudkan secara bertahap hingga 2026.

Komitmen ini ditegaskan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sebagai upaya menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat desa. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat pemerintah desa dan masyarakat agar proses pembangunan berjalan berkelanjutan.

Rudy menilai capaian Desa Gunung Putri sebagai Juara Ketiga Gapura Seribu Padjadjaran tingkat Provinsi Jawa Barat merupakan prestasi yang patut ditindaklanjuti dengan perhatian nyata dari pemerintah daerah.

Baca Juga:Penjahit Rumahan Bersiap Hadapi Lonjakan PesananDi Balik Kue Keranjang Imlek, Ada Konsistensi yang Terjaga Lebih dari Dua Dekade

“Bukan soal juara satu, dua, atau tiga, tetapi Desa Gunung Putri sudah membawa nama baik Kabupaten Bogor. Karena itu, wajah desanya harus benar-benar berubah,” ujarnya, Selasa (10/2).

Ia meminta seluruh perangkat daerah melakukan intervensi pembangunan secara terpadu. Dinas PUPR diarahkan untuk memperbaiki dan menata infrastruktur jalan, saluran irigasi, serta menangani pengelolaan sumber daya air, khususnya Setu Gunung Putri.

Selain itu, Rudy menekankan pentingnya percepatan legalitas lahan melalui program redistribusi tanah agar masyarakat memperoleh kepastian hukum.

“Legalitas lahan harus diprioritaskan. Jangan sampai masyarakat terus menunggu tanpa kepastian waktu,” tegasnya.

Di sektor perhubungan, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) diminta segera direalisasikan. Sementara, BPBD bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan diminta mengkaji pemanfaatan Setu Gunung Putri melalui pengadaan kapal wisata yang juga dapat digunakan untuk penanganan bencana.

Penghijauan kawasan menjadi perhatian tersendiri. Dinas Lingkungan Hidup didorong membagikan bibit buah kepada warga agar Gunung Putri dapat berkembang sebagai sentra buah dalam beberapa tahun, meski berada di kawasan industri.

Pemkab Bogor juga menargetkan transformasi kantor desa menjadi digital serta penguatan identitas wilayah, terutama di Exit Tol Gunung Putri sebagai pintu masuk Kabupaten Bogor.

Baca Juga:Kurang Terawat, Halte Depan UIN Bandung Dinilai Tak NyamanVolume Sampah di TPS Pangaritan Tinggi, Petugas Bekerja hingga 12 Jam

“Ketika orang keluar dari Exit Tol Gunung Putri, mereka harus langsung tahu bahwa ini Kabupaten Bogor, bahkan Desa Wisata Gunung Putri,” katanya.

Rudy menargetkan seluruh perangkat daerah mulai bergerak bersama setelah Idul Fitri. Desa Gunung Putri akan dijadikan model pembangunan desa yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Bogor.

0 Komentar