Usai Ditemui Sekda Herman, Masa Demo Merasa Tidak Puas dan Bakal Gelar Aksi Gelombang Dua 

Ditemui Sekda Herman, Masa Demo Tambang Tak Puas Bakal Gelar Aksi Gelombang Dua
IlustraDitemui Sekda Herman, Masa Demo Tambang Tak Puas Bakal Gelar Aksi Gelombang Duasi demo tambang di Gedung Sate Bandung. (Foto: Disway)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perwakilan masa yang demo terkait tambang di Gedung Sate beberapa hari lalu kini ditemui Sekda Jabar Herman Suryatman, Senin (9/2). Namun mereka tidak puas dengan pertemuan tersebut karena belum adanya keputusan yang jelas.

Hal itu diungkapkan Budi S Rais salah satu perwakilan masa yang ikut pertemuan tersebut.

“Sangat tidak memuaskan, Karena ada beberapa poin pertanyaan kepada kami, beliau tidak bisa menjawab,” cetusnya.

Baca Juga:Di Gedung Sate, Massa Demo Ancam Bongkar Dugaan Pungli Izin TambangDari Blokade Jalan ke Meja Dialog, Demo Sopir Angkot Bogor Berujung Kesepakatan

Budi melanjutkan, beberapa poin yang tidak memuaskan tersebut di antaranya terkait kompensasi yang dijanjikan Pemprov.

“Untuk satu bulan saja tidak terealisasi sempurna, lalu bulan-bulan lain bagaimana. Dan kami tidak butuh kompensasi itu, kami butuh buka, ” terangnya.

Budi menjelaskan, kepastian untuk bisa buka atau tambang beroperasional kembali menjadi hal urgent. “Amanat UU, barang siapa yang tidak melakukan kegiatan operasional tambang, itu akan ditutup juga. Ya, jadi kami dilema juga,” katanya.

Karena itu, Budi mendesak agar kebijakan penghentian sementara itu untuk dikaji ulang.

“Makanya ini harus secara sesama bahwa Pergub dan surat edaran itu harus betul-betul dikaji ulang,” tegasnya.

Ketua SBNI Yadi Suryadi menambahkan, pihaknya memberi tenggat waktu sampai sebelum Ramadan.

“Kami juga memikirkan bahwa masyarakat dan buruh itu juga harus makan. Kami menuntut sekarang nih, sebelum bulan puasa harus dibuka,” tegasnya.

Baca Juga:Tolak Penghapusan Kendaraan Tua, Ratusan Sopir hingga Pemilik Angkot di Bogor DemoDemo Angkot di Balai Kota Bogor Besok, Polisi Imbau Hindari Jalan Juanda hingga Siagakan 6 Armada

Yadi melanjutkan, Jika tidak ada keputusan maka pihaknya bakal menggelar aksi gelombang kedua. Rencana membawa masa lebih besar termasuk armada truk sumbu atau tronton tambang. (son)

0 Komentar