“Pemerintah Kota Cimahi berharap masyarakat semakin terbiasa memilah sampah organik dan anorganik secara mandiri, mengingat keterbatasan TPA Sarimukti yang kini mengalami kelebihan kapasitas,” tegas Adhitia.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, dalam laporannya menyampaikan penyelenggaraan forum perangkat daerah ini diharapkan mampu menciptakan sinergitas yang kuat antara DLH dan seluruh pemangku kepentingan di Kota Cimahi.
“Dengan diselenggarakannya forum perangkat daerah ini diharapkan tercipta sinergitas antara dinas lingkungan hidup melalui rencana program dan kegiatannya dengan seluruh stake holder di Kota Cimahi dalam seluruh proses pembangunan,” kata Chanifah.
Baca Juga:DLH Cimahi: Banjir Dipicu Limpasan Air Hujan Akibat Masifnya Alih Fungsi LahanRibuan Ikan Mati, DLH Siap Segel Perusahaan yang Terbukti Buang Limbah di Situ Citongtut
Sinergi tersebut, menurut Chanifah, menjadi kunci utama dalam mencapai target dan sasaran strategis DLH Kota Cimahi, khususnya di tengah kompleksitas persoalan lingkungan perkotaan.
“Terutama dalam pencapaian sasaran strategis Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, DLH Cimahi juga memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025. Salah satu indikator utama, yakni Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), tercatat mencapai 58,39 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 50,35 persen.
“Di sektor persampahan, pengelolaan sampah mencapai 94,81 persen atau setara 221,57 ton per hari,” bebernya.
DLH Cimahi turut mencatat sejumlah keberhasilan program inovatif yang mendapat pengakuan di tingkat daerah hingga nasional. Di antaranya, inovasi Grak Ompimpah (Gerakan Orang Cimahi Pilah Sampah) yang berhasil meraih predikat Best of The Best Innovation pada Kompetisi Inovasi Jawa Barat Tahun 2025.
Selain itu, inovasi Tepung Grak Ompimpah juga sukses menjuarai Cimahi Motekar Award (CHiMA). DLH Cimahi juga aktif menjalin kolaborasi riset dengan tujuh perguruan tinggi, yang berujung pada raihan penghargaan nasional dari LLDIKTI Wilayah IV.
Dengan berbagai capaian tersebut, DLH Kota Cimahi optimistis arah kebijakan dan program yang dirumuskan melalui FGD 2026 dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan, partisipatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Baca Juga:Sarana Pengangkut Sampah Kota Banjar Dianggap Tidak Layak, DLH Didesak Lakukan Perbaikan MenyeluruhInsinerator Dilarang, DLH Cimahi Tekan Sampah Harian Lewat RDF dan TPST 3R
“Hingga kolaborasi riset bersama tujuh perguruan tinggi yang memperoleh penghargaan nasional dari LLDIKTI Wilayah IV,” tandasnya. (Monk)
