JABAR EKSPRES – Aplikasi MBA atau MBA7 yang berkembang pesat di Jawa Barat khususnya di wilayah sekitar Pangandaran, kini sudah terbukti sebagai penipuan investasi atau investasi bodong.
Hal ini bisa dibuktikan oleh beberapa fakta yang muncul selama aplikasi ini beroperasi dalam satu tahun terakhir, terutama pada bulan Februari ini.
Info terakhir, aplikasi sudah tidak bisa diakses masuk oleh anggotanya per tanggal 9 Februari 2026 ini.
Baca Juga:Harga Emas Antam Naik Lagi, Hari ini Mendekati Rp3 JutaAplikasi MBA Hari ini FIX SCAM, Tidak Ada Member yang Bisa Tarik Uang Lagi
Selain itu, sejak tanggal 4 Februari 2026 lalu, aplikasi sudah menangguhkan layanan penarikan bagi semua anggotanya, dengan alasan masih masa transisi karena adanya kebijakan baru pengurangan biaya penarikan untuk peningakatan pendapatan karyawannya.
Potongan yang biasanya sampai 8 persen dari jumlah penarikan, kini dikurangi menjadi 3 persen sehingga biaya penarikan lebih sedikit. Kebijakan ini disebut aplikasi diambil setelah melalui negosiasi panjang dengan berbagai bank dan lembaga keuangan Indonesia.
Namun Lucunya, aplikasi MBA sendiri belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang merupakan lembaga keuangan resmi yang memiliki otoritas untuk memberikan perijinan operasional dan pengawasan bagi aplikasi investasi keuangan seperti MBA ini.
Hal ini menjadi kejanggalan yang harus disadari oleh para anggotanya, sehingga kebijakan ini diduga hanyalah alasan dari aplikasi.
Penangguhan penarikan dari tanggal 4-6 Februari 2026 sendiri sudah menjadi bukti nyata bahwa aplikasi ini merupakan penipuan, karena member tidak bisa mengambil uangnya sendiri di aplikasi ini.
Beberapa bukti berikutnya adalah sebagai berikut:
1. Aplikasi menawarkan keuntungan yang tidak masuk akal.
Dalam promosinya, banyak sekali yang menyebut bisa berhasil mendapatkan uang hingga jutaan rupiah hanya dalam waktu singkat.
2. Aplikasi Terkunci
Tanggal 9 merupakan jadwal yang dijanjikan oleh aplikasi untuk penarikan, namun yang terjadi, sejak pagi, aplikasi sudah tidak bisa diakses lagi oleh anggotanya.
Baca Juga:Jangan PANIK, BPJS PBI yang Dinonaktifkan Bisa Diaktivasi Lagi, Begini CaranyaHACKER Karawang Awali 2026 dengan Rapat Kerja Kepengurusan Bertema “Infinite Journey”
Jika ingin masuk, maka member harus kembali menyetorkan sejumlah uang sesuai levelnya, sebagai biaya verifikasi.
“Untuk memastikan keamanan akun dan menyelesaikan otentikasi nama asli, harap berikan informasi pribadi Anda yang sebenarnya dan setorkan jumlah yang diperlukan untuk level akun Anda saat ini, untuk memulai proses verifikasi,” tulis pengumuman yang muncul di aplikasi saat akan mengakses masuk.
