JABAR EKSPRES – Seorang driver ojek online (ojol), Herliadi (37), menjadi korban pembacokan di kawasan Simpang Tiga Stasiun KAI Banjar, Sabtu (7/2/2026) sore. Pelaku berhasil diamankan Tim Khusus (Timsus) Polres Banjar dalam waktu kurang dari tiga jam setelah kejadian.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, Herliadi yang merupakan warga Kepel Kolot, Cisaga, Kabupaten Ciamis, sedang berada di sebuah warung dekat stasiun. Ia tiba-tiba didekati oleh seorang pria yang diduga dalam pengaruh alkohol. Pria tersebut memulai percakapan dengan nada bentakan.
“Ada seorang laki-laki salah paham kenapa lihat-lihat sambil membentak,” kata Herliadi, Minggu (8/2/2026). Pelaku kemudian meminta uang kepada korban. Herliadi menolak dengan alasan belum mendapatkan penumpang sejak menunggu di lokasi. Penolakan itu memicu amuk pelaku.
Baca Juga:Nekat Lakukan Aksi Pembacokan, Seorang Pria di Buahbatu Diciduk PolisiEmosi Dibangunkan Saat Tidur, Kakak Bacok Adik Pakai Golok di Margahayu Bandung
Tanpa peringatan lebih lanjut, pria tersebut langsung menyabetkan golok ke arah wajah Herliadi. Korban mengalami luka serius. Pelaku kemudian kabur meninggalkan TKP. Herliadi segera ditolong warga sekitar dan dilarikan ke RSUD Banjar.
Polisi menerima laporan kejadian tersebut dan langsung mengerahkan tim ke lokasi. Timsus Polres Banjar melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Dari hasil penyelidikan, polisi memperoleh petunjuk mengenai identitas dan lokasi persembunyian pelaku.
Kapala Satuan Reskrim Polres Banjar, AKP Heru Samsul Bahri, mengonfirmasi bahwa terduga pelaku berhasil diringkus pada hari yang sama. “Terduga pelaku berinisial MRA alias Abom berhasil kami amankan di rumah saudaranya di Perumahan GBR, Purwaharja,” ujarnya.
Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan. Polisi juga menyita satu bilah golok berwarna hitam yang diduga menjadi senjata dalam penganiayaan itu. Dari TKP hingga pengamanan di rumah saudaranya, proses pengejaran dan penangkapan berlangsung sangat cepat, kurang dari tiga jam.
AKP Heru menegaskan kecepatan ini menunjukkan komitmen Polres Banjar dalam menindak tegas kriminalitas. “Polres Banjar berkomitmen untuk merespons cepat setiap laporan masyarakat. Kami akan menindak tegas setiap bentuk kejahatan,” tegasnya.
Saat ini, tersangka MRA menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Banjar untuk pendalaman motif dan proses hukum lebih lanjut. Kondisi korban, Herliadi, dilaporkan telah membaik dan masih menjalani perawatan. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan. (CEP)
