Diklami Bermanfaat untuk Pengusaha, BPS Siapkan Sensus Ekonomi 2026

Diklami Bermanfaat untuk Pengusaha, BPS Siapkan Sensus Ekonomi 2026
Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati. (Dok Humas)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Pusat Statistik (BPS) tengah mempersiapkan Sensus Ekonomi 2026 yang dikabarkan dapat bermanfaat bagi pelaku usaha.

Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati menuturkan, hajat sensus itu tengah dipersiapkan dengan matang. Salah satunya dengan menjalin komunikasi dan kolaborasi bersama pemda baik di tingkat kota/kabupaten maupun provinsi.

Ia mengakui dalam pelaksanaannya tentu tidak mudah, sehingga hadirnya kolaborasi yang baik dengan pemda itu diharapkan bisa memuluskan pelaksanaan sensus.

Baca Juga:Ekonomi Digital Melaju, BPS Cimahi Siapkan Strategi Sensus Ekonomi 2026Wakil Wali Kota Cimahi: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Senjata Strategis Atur Investasi & UMKM

“Kami dan juga BPS Kabupaten Kota sudah menyiapkan secara kuat sensus Ekonomi 2026 ini. Pertama tentu menjalin berkolaborasi sangat kuat dengan Pemda maupun Pemprov termasuk industri,” jelasnya, Sabtu (7/2).

Ari melanjutkan, kolaborasi itu dengan harapan bisa membangun sistem pendataan yang akurat dan efisien. “Tentu mendata industri tidak mudah ya, termasuk mendata masyarakat khususnya pelaku ekonomi. karena mereka harus mau menerima kami juga. Komunikasi yang baik, literasi yang kuat akan membantu mereka memahami dan kemudian mau didata,” jelasnya.

Ari menjelaskan, sensus kali ini bakal memotret sejumlah indikator. Utamanya di bidang ekonomi. Ini akan nampak geliat ekonomi nya.

Menurut Ari, hasil dari sensus itu sebenarnya berdampak besar. Data yang didapat tidak hanya bisa dimanfaatkan Pemda atau Pemprov dalam landasan pengambilan kebijakan.

Namun data itu juga bisa menjadi modal dasar para pelaku usaha. “Para pelaku usaha, industri itu juga akan tahu pangsa pasarnya seperti apa, persaingannya seperti apa. Itu akan terlihat semua. Jadi sebenarnya kalau seluruh pihak dan pelaku usaha mau bekerja sama, manfaatnya nanti kembali kepada pelaku usaha juga,” jelasnya.

Ari menjelaskan, sensus rencananya bakal berlangsung Mei nanti. Dan prosesnya bisa tuntas sebelum Agustus. Tapi untuk publikasi tidak bisa langsung.

“Kalau sensus itu kami secara lapangan nanti Agustus selesai. Tapi butuh waktu pengolahan setelahnya. Karena BPS perlu membersihkan dan memvalidasi data. Baru kami hitung dan kemudian kami publikasikan,” cetusnya. (son)

0 Komentar