Sementara itu, kondisi serupa juga terpantau di Pasar Antri Cimahi. Salah seorang pedagang, Agus (62), mengatakan beberapa komoditas mulai mengalami kenaikan sejak hari ini dibandingkan hari sebelumnya.
“Yang melonjak langsung drastis itu harga cengek merah atau rawit merah. Dari kemarin-kemarin 65 sekarang 80 ribu per kilogram,” ujarnya.
Meski demikian, Agus menegaskan tidak semua komoditas mengalami kenaikan.
“Yang lainnya mah tetap stabil. Cabe itu yang melonjak dari harga 65 kemarin sekarang 85,” katanya.
Baca Juga:BULOG Kancab Bandung dan Satgas Saber Pangan Polda Jabar Pantau Harga Bapokting Jelang Ramadan dan IdulfitriMendekati Akhir Operasi SAR, Baru 52 Korban Longsor Cisarua TeridentifikasI
“Kenaikan per hari ini mah itu aja sementara, rawit aja, rawit merah,” lanjut Agus.
Agus juga menyinggung pengaruh kebutuhan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis terhadap ketersediaan stok di pasar. Menurutnya, kondisi tersebut turut berdampak pada pedagang kecil.
“Kalau buat pedagang kecil mah ya kehabisanlah stok sayuran gitu, agak terganggu. Penjualan di pasar ya agak terganggu,” keluhnya.
Ia menilai, faktor utama yang memengaruhi naik turunnya harga adalah pasokan dari petani. Menurutnya, hal itu sangat mempengaruhi kenaikan harga, karena sebetulnya semua pasokan dari petani.
“Pasokan dari petani, kalau dari petaninya mungkin musim kemarau juga, kalau banyak hasil panennya ya stabil,” ujarnya.
“Kalau pasokannya sedikit ya harganya bisa naik. Pemakaian banyak pemasukan kurang, tergantung gitu sebetulnya mah dari petani. Musim hujan juga gitu sama,” sambung Agus.
Ke depan, Agus berharap pemerintah lebih fokus pada penguatan sektor pertanian agar pasokan tetap terjaga.
Baca Juga:Buah Bit, Umbi Kaya Manfaat untuk Kesehatan TubuhRayakan 3 Tahun Perjalanan, Grey Art Gallery Perluas Ekosistem Lewat GREY Hair and Nail Artistry dan GREY CUBE
“Kepada pemerintah, mohon maaf yang harus digerakkan itu sebetulnya pertanian aja. Pertanian, jadi nggak terganggu kalau banyak yang panen gitu mah gitu kan harga,” ucapnya dengan penuh harapan.
“Utamanya itu harusnya mah. Kalau menurut saya mah gitu, ya intinya harusnya mah diperbanyak petani aja biar stabil harga. Misalkan daerah sini panen cabe, sini panen tomat kan gitu jadi stabil,” tandas Agus.
Diketahui, harga beras saat ini berada di kisaran Rp13.500 per kilogram, cabe merah naik dari Rp65.000 menjadi Rp85.000 per kilogram, serta harga telur dari Rp28.000 menjadi Rp29.000 per kilogram. (Mong)
