Tenor 36 bulan: cicilan sekitar Rp1,55 juta per bulan
Tenor 60 bulan: cicilan sekitar Rp980.000 per bulan
Plafon ini paling banyak diminati UMKM yang ingin menambah stok barang atau memperluas usaha.
Pinjaman Rp100 Juta
Tenor 12 bulan: cicilan sekitar Rp8,6 juta per bulan
Tenor 24 bulan: cicilan sekitar Rp4,4 juta per bulan
Tenor 36 bulan: cicilan sekitar Rp3,1 juta per bulan
Tenor 60 bulan: cicilan sekitar Rp1,95 juta per bulan
Untuk pinjaman besar, bank biasanya akan menilai usaha lebih detail dan menyesuaikan tenor agar cicilan tetap sehat.
Kenapa Cicilan KUR BRI 2026 Bisa Ringan?
Cicilan KUR BRI 2026 relatif ringan karena:
Bunga disubsidi pemerintah
Tenor bisa dipilih hingga 5 tahun
Skema pembayaran disesuaikan dengan kemampuan UMKM
Baca Juga:Sinergi Pembangunan, Kabupaten Bandung Gelar Forum Jasa Konstruksi Tahun 2026Update KUR Mandiri 2026 Bulan Februari: Pinjaman Rp200 Juta untuk UMKM Perintis, Angsuran Murah? Cek Disini!
Itulah sebabnya banyak pelaku usaha memilih tenor lebih panjang agar cicilan bulanan tidak memberatkan.
Catatan Penting untuk UMKM
Perlu diketahui, angka cicilan bisa sedikit berbeda tergantung:
Kebijakan cabang BRI
Hasil analisis kelayakan usaha
Jenis KUR (mikro atau kecil)
Namun simulasi di atas sudah cukup akurat sebagai gambaran awal sebelum mengajukan KUR BRI 2026.
Plafon Pinjaman KUR BRI 2026
Salah satu daya tarik utama KUR BRI 2026 adalah pilihan plafon pinjaman yang cukup luas, mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta. Secara umum, pembagiannya sebagai berikut:
Pinjaman Rp10–50 juta
Cocok untuk UMKM pemula atau usaha mikro. Biasanya tidak memerlukan agunan tambahan.
Pinjaman Rp50–100 juta
Ditujukan bagi usaha yang sudah berjalan dan memiliki arus kas lebih stabil. Pada nominal tertentu, bank bisa meminta jaminan tambahan sesuai kebijakan.Dengan rentang pinjaman tersebut, pelaku UMKM bisa menyesuaikan kebutuhan modal tanpa terbebani cicilan besar.
Cicilan KUR BRI 2026 Mulai Rp300 Ribuan
Banyak calon debitur tertarik karena cicilan KUR BRI 2026 disebut-sebut mulai Rp300 ribuan. Angka ini umumnya berlaku untuk pinjaman kecil dengan tenor panjang.
Sebagai gambaran sederhana:
Pinjaman Rp10 juta dengan tenor 36 bulan
Pinjaman Rp20 juta dengan tenor 48 bulan
Besaran cicilan akan disesuaikan dengan:
Jumlah pinjaman
Jangka waktu (tenor)
Suku bunga KUR yang berlaku
