Efisiensi juga diterapkan dalam penggunaan alat tulis kantor (ATK). Seiring perkembangan teknologi digital, Pemkot Cimahi memangkas penggunaan ATK hingga 50 persen. Langkah ini dinilai sejalan dengan transformasi sistem kerja pemerintahan berbasis elektronik.
“Termasuk kita menggunakan ATK, karena sudah zaman elektronik ya teknologi, sekarang kurangi 50 persen ATK pelaksanaan di Kota Cimahi. Sehingga itulah efisiensi,” bebernya.
Selain itu, pengeluaran untuk konsumsi rapat internal juga dipangkas. Rapat-rapat internal kini tidak lagi difasilitasi konsumsi, dan para peserta diminta membawa tumbler masing-masing sebagai bagian dari budaya hemat dan ramah lingkungan.
Baca Juga:Hari ke-11 Pencarian, 67 Jenazah Korban Longsor Pasirlangu TeridentifikasiLangkah Tua Emak Eti, Rezeki dari Gorengan
“Termasuk makan minum kita potong, ya. Rapat internal kita tidak menggunakan apa-apa, hanya bawa tumbler masing-masing,” kata Ngatiyana.
Meski demikian, Ngatiyana memastikan bahwa pemangkasan tersebut hanya berlaku untuk kebutuhan internal pemerintahan. Untuk tamu dari luar daerah, Pemkot Cimahi tetap memberikan jamuan sebagai bentuk penghormatan.
“Tetapi kalau tamu dari luar tetap kita jamu, nah gitu ya. Tetap kita jamu, ada snack dan sebagainya ada. Hanya ke dalam saja. Itulah namanya efisiensi, tetapi program untuk pemerintah, untuk masyarakat tetap berjalan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ngatiyana menegaskan bahwa kepentingan dan kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Ia memastikan pelayanan publik tidak akan terganggu meskipun pemerintah melakukan pengetatan anggaran.
“Kepentingan, kata Ngatiyana, kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan secepat-cepatnya.”
Ia bahkan menyebut, sejumlah proyek pembangunan strategis tetap berjalan meskipun di tengah kebijakan efisiensi. Beberapa di antaranya adalah pembangunan puskesmas, Bundaran Jati, Unit Pelayanan Disabilitas dan Rehabilitasi Sosial (UPDRS), rumah sosial atau rumah singgah, hingga laboratorium kesehatan.
“Ya kita efisiensi tapi bangun sendiri tahu kan ya? Puskesmas bangun, kemudian Bundaran Jati kita bangun, UPDRS kita bangun, rumah sosial rumah singgah kita bangun, laboratorium kesehatan kita bangun, itu kan anggaran semua,” tegasnya.
Baca Juga:MTsN Kota Cimahi Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Pasir Langu
Tak hanya itu, Pemkot Cimahi juga merencanakan pembangunan underpass pada tahun ini sebagai salah satu proyek infrastruktur penting untuk mendukung mobilitas dan mengurai kemacetan.
“Tetapi kita kan walaupun efisiensi masih mampu untuk membangun. Nah, tahun ini kita akan bangun underpass. Nah gitu ya. Nah itu salah satunya anggaran juga kan, tetapi masih mampu kita pasang,” cetusnya.
