JABAR EKSPRES – Petinju kelas berat asal Inggris, Tyson Fury, menyampaikan sudut pandang terbarunya mengenai dua kekalahan yang ia alami dari rival lamanya, Oleksandr Usyk, menjelang rencana comeback ke ring tinju pada tahun ini.
Melalui unggahan di media sosial resminya, Fury mengakui bahwa dua laga terakhir tidak berjalan sesuai harapannya. Ia menyebut Usyk sebagai pihak yang keluar sebagai pemenang dan menilai pengalaman tersebut sebagai pelajaran penting dalam hidupnya.
“Saya tidak mendapatkan hasil yang saya inginkan dalam dua pertarungan terakhir. Oleksandr Usyk mendapatkan hasil atas saya. Itu pelajaran hidup,” ujarnya.
Baca Juga:Caracas Memanas, Aksi Pro dan Kontra Pemerintah Warnai Venezuela Pasca Penangkapan Maduro3 Hp Xiaomi Rp2 Jutaan Terbaik di 2025 yang Masih Worth It Dibeli
Sebelumnya, Fury sempat mengumumkan pensiun pada Januari 2025 usai menelan dua kekalahan beruntun dari petinju asal Ukraina tersebut. Namun, hanya berselang enam bulan, petinju berjuluk Gypsy King itu memutuskan untuk kembali aktif bertinju. Saat ini, Fury diketahui sedang menjalani pemusatan latihan intensif di Thailand sebagai persiapan comeback.
Petinju berusia 37 tahun itu dijadwalkan menghadapi petinju Rusia, Arslanbek Makhmudov, pada 11 April. Meski lokasi pertarungan belum ditentukan, laga ini disebut akan menjadi ajang pemanasan sebelum Fury melakoni duel besar pada musim panas mendatang.
Dalam dua pertemuan dengan Usyk sepanjang 2024, Fury sempat melontarkan kritik keras terhadap hasil pertandingan. Bahkan setelah kekalahan keduanya di Arab Saudi pada Desember 2024, ia menilai keputusan juri lebih menguntungkan Usyk.
Namun, sikap Fury kini berubah. Dalam pernyataan terbarunya, ia menegaskan telah menerima hasil tersebut sepenuhnya dan memaknainya sebagai bagian dari rencana Tuhan. Ia memilih tidak lagi memperdebatkan keputusan juri maupun hasil pertandingan yang sudah berlalu.
Fury juga menyampaikan rasa hormatnya kepada Usyk, baik sebagai petinju maupun sebagai pribadi. Ia memuji kualitas Usyk sebagai petarung hebat, mengaku menghormatinya, serta mendoakan kesuksesan sang rival di masa mendatang.
Menurut Fury, terus meratapi kekalahan hanya akan menghambat langkah ke depan. Ia menegaskan fokus utamanya kini adalah menatap masa depan dan mempersiapkan diri untuk kebangkitan besar dalam kariernya.
“Semuanya adalah rencana dan waktu Tuhan. Saya bersyukur masih berada di posisi ini dan bersiap untuk comeback besar,” ujar Fury.
