Jaga Harga, Mendag Pastikan Pasokan Daging dan Pangan Aman Jelang Idul Fitri 2026

Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi di Kabupaten Bandung Barat Merangkak Naik 
Pedagang daging sapi di Pasar Tagog Padalarang, Bandung Barat. Kamis (29/1). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah memastikan ketersediaan dan distribusi daging serta pangan strategis tetap terjaga menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan menjamin kebutuhan masyarakat terpenuhi selama periode Ramadhan hingga Lebaran.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan harga daging secara nasional masih stabil dan berada di kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni sekitar Rp140.000 per kilogram.

Baca Juga:Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi di Kabupaten Bandung Barat Merangkak Naik Harga Daging di Pasar Cibinong Tembus Rp135 Ribu, Pedagang Pilih Bertahan

Ia juga menegaskan tidak ditemukan praktik penahanan stok oleh pelaku usaha meski permintaan meningkat.

“Jadi ga ada itu ditahan-tahan,” kata Budi, dikutip dari ANTARA, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, pengawasan distribusi akan terus dilakukan agar berjalan lancar hingga hari raya tiba.

“Kita terus jaga ya, kita jaga terus supaya distribusi berjalan dengan baik, pasokan juga tercukupi,” ujarnya

Tidak hanya daging, pemerintah juga memantau harga minyak goreng Minyakita. Saat ini, harga tercatat mengalami penurunan menjadi Rp16.300.

“Minyakita sudah turun, turun sekarang Rp16.300. kan sebelumnya Rp16.800,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan pangan nasional aman menghadapi Ramadhan hingga Idul Fitri 2026 berdasarkan proyeksi neraca pangan serta evaluasi lapangan lintas pemangku kepentingan terkait.

Baca Juga:Harga Daging Sentuh Rp135 Ribu per Kilo, Pedagang di Pasar Cibinong Akui Bingung Hadapi PelangganH-1 Lebaran, Harga Daging Sapi dan Ayam di Kota Bandung Mulai Melonjak!

“Berdasarkan hasil pemantauan proyeksi neraca pangan serta evaluasi lapangan yang kami lakukan bersama Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, kami sampaikan kondisi produksi pasokan dan stok pangan strategis nasional dalam kondisi cukup aman untuk menghadapi Ramadhan 1447 Hijriah,” kata Mentan dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa.

Menurut Mentan, puasa Ramadhan yang diperkirakan berlangsung Februari hingga Maret 2026 dengan Idul Fitri sekitar 20 hingga 21 Maret, menjadi momentum pemerintah memastikan pasokan cukup serta harga terjaga stabil nasional bagi masyarakat luas.

Adapun untuk beras, jagung, bawang merah, cabai, ayam, telur, dan minyak goreng, dipenuhi produksi dalam negeri.

Sementara untuk kedelai, bawang putih, daging sapi, serta gula didukung impor yang terukur.

0 Komentar