Diketahui, proyek strategis ini menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah, dengan tahap awal difokuskan pada segmen Gedebage-Tasikmalaya dan operasional tahap awal ditargetkan pada 2029 mendatang.
Tahapan Proyek Tol Getaci – Status Proyek: Masuk lelang ulang (ke-3) karena dua lelang sebelumnya sepi peminat alias belum ada investor yang mengambil alih. – Target Waktu: Proyek diharapkan mulai dikerjakan pada 2026, dengan operasional tahap awal Gedebage-Tasikmalaya, yant ditargetkan pada 2029 mendatang. – Ruas & Wilayah: Terdiri dari 4 seksi, yakni Junction Gedebage-Garut Utara, Garut Utara-Tasikmalaya, Tasikmalaya-Patimuan, dan Patimuan-Cilacap. – Pengadaan Tanah: Pembebasan lahan terus berjalan, termasuk pembayaran ganti rugi di beberapa wilayah.
“Yang bayarnya LMAN, melalui bank langsung. Jadi yang butuh PUPR, yang bayar LMAN, yang ngitung appraisal, kita pelaksana saja gitu,” ucap Iim.
Baca Juga:Lahannya Kena Ambisi Tol Getaci, Mak Oom Hanya Pasrah Menanti Keadilan yang Terhimpit Birokrasi Kabupaten Ciamis Bakal Miliki Dua Exit Tol Getaci, Disini Lokasinya!
Sebelumnya, seorang warga bernama Oom (85), warga Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung masih menanti pencairan dari pembebasan lahan Tol Getaci.
Dokumen administratif sudah lengkap, Oom sejak 2021 hingga sekarang masih belum mendapatkan kepastian, kapan pencairan dari pembebasan lahan dilakukan.
“Kemudian, mengapa ini berkas sudah lengkap tapi kok belum dibayar? Yang pertama, uangnya ada enggak,” beber Iim.
“Kan itu ada di LMAN. PUTR butuh tanahnya. Yang bayarnya LMAN, yang menghitung apparsial, jadi uang bukan ada di kita, bukan di BPN, kita sebatas pelaksana,” tambahnya.
Disampaikan Iim, jika pencairan pada pembebasan lahan Tol Getaci, sampai 2026 ini diakui memang belum seluruhnya diselesaikan.
“Jadi ketersediaan dananya kan tergantung LMAN. Terakhir kami itu baru bisa dibayarkan untuk beberapa bidang, belum terbayarkan semua,” pungkasnya. (Bas)
