Ia menambahkan, Pemkot Cimahi terus mencari jalur administratif yang aman agar kesejahteraan guru tetap terjaga.
“Pemerintah Kota Cimahi terus berupaya mencari jalur administratif yang aman agar kesejahteraan para guru ini tetap terjaga dan bahkan bisa ditingkatkan di masa depan,” ujarnya.
Gunardi juga mengungkapkan, terdapat 121 guru SD dan SMP di Cimahi yang telah diverifikasi oleh kepala sekolah masing-masing dan menerima honor dari APBN.
Baca Juga:Kesejahteraan Guru Honorer Cimahi Dipetakan, Disdik Soroti Kekosongan Tenaga PendidikBKPSDMD Catat 163 PNS Cimahi Pensiun di 2026, Guru Masih Mendominasi
“Sebanyak 121 guru honorer SD dan SMP di Cimahi yang sudah diklarifikasi oleh kepala sekolahnya masing-masing, dan honor yang diterima APBN dari Kementerian Dikdasmen sebesar Rp2 juta per orang per bulan, metode bayarnya dari kementerian ditransfer ke masing-masing pribadinya,” ungkapnya.
Sementara dari APBD Kota Cimahi, insentif tambahan telah direalisasikan.
“Dari daerah, itu insentif guru kita targetnya per bulan juga, besarannya ada yang Rp900 ribu sampai Rp1,1 juta dari APBD Kota Cimahi. 2025 sudah terealisasi,” tutup Gunardi. (Mong)
