JABAR EKSPRES – Fase liga Liga Champions musim 2025/26 resmi berakhir dengan malam penuh drama di berbagai penjuru Eropa. Sejak peluit awal dibunyikan hingga detik terakhir laga, tensi pertandingan terasa begitu tinggi karena banyak tim masih berjuang menentukan nasib menuju fase gugur.
Salah satu momen paling menegangkan terjadi saat Benfica menumbangkan Real Madrid dengan skor 4-2 lewat gol sundulan kiper Anatoliy Trubin di menit ke-98. Hasil tersebut menjadi simbol betapa tak terduganya persaingan musim ini.
Bukan hanya laga itu yang mengejutkan. Total 17 pertandingan lain ikut mengguncang peta persaingan dan menentukan siapa yang melaju otomatis serta siapa yang harus melalui babak play-off.
Baca Juga:Cek Link Nonton Live Streaming Manchester United vs Fulham di Sini33 Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 1 Februari 2026, Banyak Item Baru Menunggu!
Dengan undian play-off yang dijadwalkan berlangsung Jumat, persaingan menuju trofi paling prestisius di Eropa kini memasuki babak paling menentukan.
Arsenal Jadi Favorit Juara
Menurut prediksi superkomputer milik Opta Sports, Arsenal menjadi kandidat terkuat juara dengan peluang mencapai 30,64 persen.
The Gunners tampil nyaris sempurna di fase liga dengan delapan kemenangan beruntun hingga finis sebagai pemuncak klasemen. Meski belum punya sejarah panjang kesuksesan di Liga Champions, era Mikel Arteta dinilai membawa stabilitas, kedalaman skuad, dan konsistensi yang membuat Arsenal layak dijagokan meraih trofi pertama mereka.
Bayern Munich Mengintai di Posisi Kedua
Di bawah Arsenal, Bayern Munich punya peluang juara sebesar 15,00 persen.
Satu-satunya kekalahan Bayern di Eropa musim ini justru datang saat menghadapi Arsenal. Namun dominasi mereka di kompetisi domestik membuat fokus tim asuhan Vincent Kompany bisa lebih terarah ke Liga Champions. Stabilitas permainan membuat Bayern tetap ancaman besar.
Manchester City & Liverpool Tetap Mengintimidasi
Manchester City berada di urutan ketiga dengan peluang 10,99 persen. Walau performa fase liga sempat naik turun, pengalaman sebagai juara Eropa masih menjadi modal penting.
Sementara itu, Liverpool memiliki peluang 8,77 persen. Namun inkonsistensi performa dan masalah cedera lini belakang bisa menjadi batu sandungan saat fase gugur dimulai.
Chelsea dan Barcelona Saling Tempel
Chelsea (7,25%) dan Barcelona (7,24%) memiliki peluang hampir identik. Keduanya memang belum sepenuhnya stabil, tetapi tetap berhasil mengamankan posisi di delapan besar fase liga.
