Imbas Retakan di Jalan Saleh Danasasmita Batutulis, Dedie Rachim Instruksikan Persiapkan Jalur Alternatif 

Imbas Retakan di Jalan Saleh Danasasmita Batutulis, Dedie Rachim Instruksikan Persiapkan Jalur Alternatif 
Jalan Saleh Danasasmita Batutulis, Kota Bogor yang telah ditutup akibat mengalami keretakan. Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mempercepat penyiapan akses jalan alternatif menyusul belum dapat difungsikannya Jalan Saleh Danasasmita akibat kondisi tanah yang mengalami keretakan dan dinilai tidak lagi aman untuk dilintasi kendaraan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor untuk memprioritaskan perbaikan sejumlah akses jalan alternatif guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di sekitar kawasan Batutulis.

“Langkah teknis harus segera diambil dengan membuka dan memperbaiki akses jalan alternatif di Jalan Rangga Pati, Jalan Babakan Undak, dan Jalan Pabuaran agar lalu lintas kembali lancar serta masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas sosial maupun ekonomi,” kata Dedie, dikutip Senin (2/2/2026).

Baca Juga:Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Satlantas Polresta Bogor Kota Beri Imbauan dan Ramp Check Angkutan UmumDiduga Lompat ke di Sungai Cisadane, Siswa di Bogor Ditemukan Meninggal di Ciseeng

Dedie menjelaskan, Jalan Saleh Danasasmita Batutulis saat ini belum dapat dibuka untuk kendaraan setelah mengalami keretakan akibat longsor di bagian sisi ujung jalan pada Kamis (29/1). Peristiwa tersebut pun menyebabkan akses jalan harus ditutup demi keselamatan pengguna jalan.

Saat ini, proses penanganan Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis disebutnya masih menunggu rekomendasi teknis serta penanganan longsor dari Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), sebagai pihak yang memiliki kewenangan di lokasi tersebut.

“Sambil terus berkoordinasi dan menunggu rekomendasi dari pihak berwenang, saya menginstruksikan Kepala Dinas PUPR untuk fokus memperbaiki akses jalan alternatif,” katanya.

Adapun Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis sebelumnya juga pernah mengalami longsor pada Maret 2025.

Secara teknis, jalan tersebut memang dinilai tidak lagi layak digunakan sebagai akses kendaraan. Berdasarkan hasil kajian geologi, terdapat sumber mata air aktif di bawah badan jalan yang memicu pergerakan tanah dan berpotensi menimbulkan longsor berulang.

Dalam kondisi darurat itu, ruas Jalan Saleh Danasasmita Batutulis sempat dibuka terbatas untuk kendaraan roda dua pada akhir Agustus 2025 guna memulihkan arus lalu lintas, setelah dilakukan perbaikan tebing, pembuatan saluran air, serta pemasangan bronjong.

Namun, pada Januari 2026 ini, longsor kembali terjadi di bagian sisi ujung jalan dan menyebabkan retakan pada aspal, sehingga akses Jalan Saleh Danasasmita kembali ditutup.

0 Komentar