Open Visit UPI 2026 Gaet Ribuan Siswa SMK, Perkenalkan Kampus dan Arah Masa Depan Pendidikan

Open Visit UPI 2026 Gaet Ribuan Siswa SMK, Perkenalkan Kampus dan Arah Masa Depan Pendidikan
Open Visit UPI 2026 Gaet Ribuan Siswa SMK, Perkenalkan Kampus dan Arah Masa Depan Pendidikan
0 Komentar

Terkait daya tampung mahasiswa baru, UPI menyebutkan bahwa secara kapasitas kampus sebenarnya memungkinkan adanya penambahan jumlah mahasiswa.

Sejumlah gedung baru telah tersedia, termasuk untuk Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Industri, serta Fakultas Pendidikan Seni dan Desain.

Pembangunan juga dilakukan di kampus daerah seperti Tasikmalaya, Serang, dan Sumedang.

Baca Juga:METI Komitmen Dorong Percepatan Transisi Energi BerkeadilanHadir di Tengah Warga Bandung Barat, Indosat Ulurkan Kepedulian Pasca Bencana

“Secara kapasitas, sebenarnya kami siap menambah. Bahkan bisa sampai 13.000 hingga 14.000 mahasiswa. Namun, dari Kemendiktisaintek ada saran untuk tidak menambah jumlah mahasiswa, sehingga kami tetap berada di kisaran 12.000 mahasiswa per tahun, termasuk S1, S2, dan S3,” jelasnya.

Sementara itu, Prof. Didi menuturkan, untuk penambahan fakultas baru, UPI masih menahan diri.

Hal ini berkaitan dengan persiapan akreditasi institusi yang akan berakhir pada tahun depan.

Fokus utama saat ini adalah penguatan kualitas institusi dan pengembangan program studi pascasarjana.

“Untuk fakultas baru, sejauh ini belum. Kami masih fokus pada persiapan akreditasi institusi. Ke depan, kami lebih menekankan pembukaan program studi S2 dan S3, khususnya yang bersifat multidisiplin dan berkaitan dengan sains serta STEM,” tuturnya.

Prof. Didi menambahkan, pengembangan program studi tersebut diarahkan untuk mendukung prioritas pembangunan nasional, sejalan dengan visi Astacita Presiden, seperti bidang pangan, energi, dan sumber daya air.

“Saat ini kami sudah memiliki prodi Energi Baru dan Terbarukan serta Robotika. Ke depan, kami akan terus mencari prodi yang bisa mendukung program pemberdayaan masyarakat dan program-program pemerintah,” katanya.

Baca Juga:BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Tahun 2025, Lebih 60% Mengalir ke Sektor Produksi Penggerak Ekonomi RakyatVideo Viral 35 Menit Wanita Berkerudung Ramai Dicari Warganet, Ini Isi Didalamnya!

Menanggapi isu penggunaan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam seleksi masuk perguruan tinggi, UPI menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan hasil keputusan bersama para rektor perguruan tinggi negeri se-Indonesia.

“Keputusan penggunaan TKA tidak ditentukan sendiri oleh UPI, tetapi melalui rapat bersama para rektor. Jika disarankan menggunakan TKA, tentu UPI akan mengikuti. TKA memiliki sisi positif sebagai benchmark dan validator nilai, terutama sebagai pembanding nilai raport yang memang perlu dikritisi,” kata Prof. Didi.

Melalui Open Visit UPI 2026, UPI berharap dapat membantu calon mahasiswa mengenali potensi diri sekaligus menentukan pilihan pendidikan yang tepat, sebagai langkah awal merancang masa depan yang lebih terarah.

0 Komentar