JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan pencairan dana tunda bayar senilai Rp344 miliar kepada kontraktor dan penyedia jasa mulai dilakukan pekan ini. Anggaran tersebut merupakan kewajiban pembayaran atas proyek-proyek Tahun Anggaran 2025 yang sempat tertunda.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan seluruh dana telah siap dicairkan dan proses administrasi sudah berjalan sejak pertengahan pekan ini.
“Terkait tunda bayar dari Pemerintah Kabupaten Bogor, awalnya direncanakan cair pada Februari atau Maret. Alhamdulillah, mulai Rabu kemarin anggarannya sudah siap,” ujar Rudy saat ditemui, Jumat (30/1).
Baca Juga:English 1 Resmi Membuka Center Baru di Bandung SummareconGubernur Ahmad Luthfi Minta Percepat Pemulihan Pascabencana di Pemalang
Ia menargetkan seluruh pembayaran tuntas sebelum memasuki bulan Ramadan. Menurutnya, percepatan pencairan ini penting untuk menjaga kepercayaan kontraktor sekaligus memastikan kelancaran pembangunan daerah.
Saat ini, Pemkab Bogor tengah merampungkan tahapan administrasi sebagai syarat pencairan. Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pun mulai mengajukan dokumen pembayaran.
“Sejak Rabu kemarin, beberapa SKPD bersama BPKAD telah melakukan proses administrasi, dan sejumlah program sudah mulai bisa dibayarkan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan, menyampaikan bahwa total tunda bayar yang telah direviu Inspektorat mencapai sekitar Rp344 miliar.
“Berdasarkan hasil review Inspektorat, terdapat sekitar 900 paket SPP dan SPM dengan total nilai kurang lebih Rp344 miliar yang tersebar di 18 SKPD,” ungkapnya.
Ia pun meminta seluruh SKPD segera mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM) agar pencairan dapat diproses secepatnya.
“Kami siap melakukan pembayaran. Sejak kemarin kami sudah berkoordinasi dengan SKPD agar segera mengajukan SPP dan SPM, sehingga kegiatan tahun 2025 dapat segera dibayarkan,” pungkasnya.
