Jelang Festival Asia Afrika, Pemkot Bandung Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Pusat Kota

foto ilustrasi festival asia afrika di Kota Bandung (Dimas / JE)
foto ilustrasi festival asia afrika di Kota Bandung (Dimas / JE)
0 Komentar

Jabarekspres – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di pusat kota untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Festival Asia Afrika yang digelar pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pengaturan arus kendaraan dilakukan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat meningkatnya aktivitas masyarakat selama festival berlangsung.

“Besok itu akan ada rekayasa lalu lintas, khususnya mulai dari Jalan Naripan, Jalan Sunda satu jalur. Kemudian Asia Afrika, masuk ke Jalan Sukarno sampai ke Jalan Braga,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Jumat (10/7/2026).

Baca Juga:PGN Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026Padma Hotel Bandung Tampil dengan Wajah Baru, Hadirkan Standar Baru Kemewahan di Tengah Sejuknya Ciumbuleuit

Sejumlah ruas jalan yang akan terdampak rekayasa lalu lintas meliputi kawasan Jalan Naripan, Jalan Sunda, Jalan Asia Afrika, Jalan Sukarno, hingga Jalan Braga. Masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan dan memilih jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di sekitar lokasi acara.

Selain rekayasa lalu lintas, Pemkot Bandung juga telah menyiapkan sejumlah kantong parkir resmi bagi pengunjung Festival Asia Afrika. Lokasi parkir dipusatkan di kawasan sekitar Cikapundung dan Naripan untuk memudahkan akses menuju area kegiatan.

Farhan mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas parkir yang telah disediakan dan tidak memarkir kendaraan di lokasi yang dilarang.

Ia juga memastikan pemerintah akan menindak tegas praktik parkir liar maupun pungutan tidak resmi selama pelaksanaan festival.

“Parkir liar. Seperti saya janjikan, apabila ada parkir liar kita langsung sikat. Apabila ada yang ngetok, kita langsung sikat juga,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemkot Bandung saat ini juga melakukan perapihan ringan di kawasan Simpang Lima. Menurut Farhan, penataan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut Festival Asia Afrika sekaligus menjadi langkah awal untuk mengevaluasi kebutuhan penataan kawasan tersebut ke depan.

“Kita memberikan perapihan ringan di daerah Simpang Lima karena akan ada Festival Asia Afrika. Sekalian saya sedang menghitung kira-kira apa yang harus dilakukan untuk bisa membereskan Simpang Lima yang merupakan salah satu ikon penting di Kota Bandung,” katanya.

Baca Juga:Dipicu Api dari Tungku Tradisional, Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di CineamDipicu Api dari Tungku Tradisional, Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Cineam

Pemkot Bandung mengimbau masyarakat yang akan menghadiri Festival Asia Afrika untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, menggunakan lokasi parkir resmi, serta menyesuaikan rute perjalanan guna mendukung kelancaran lalu lintas selama rangkaian acara berlangsung. (Dam)

0 Komentar