Magang Nasional Kembali Dibuka 2026, Pemerintah Siapkan 100 Ribu Kuota 

Magang Nasional Kembali Dibuka 2026, Pemerintah Siapkan 100 Ribu Kuota 
Magang Nasional Kembali Dibuka 2026, Pemerintah Siapkan 100 Ribu Kuota 
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Program magang nasional dipastikan kembali berlanjut pada tahun 2026.

Setelah dinilai sukses pada pelaksanaan 2025, pemerintah menyiapkan kuota minimal 100.000 peserta untuk lulusan baru perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa program magang nasional terbukti memberikan dampak positif, khususnya dalam membekali peserta dengan pengalaman kerja nyata sebelum terjun ke dunia profesional.

“Pemerintah akan kembali membuka kesempatan magang nasional bagi para lulusan baru perguruan tinggi pada pertengahan 2026, dengan kapasitas minimal 100 ribu peserta,” ujar Teddy, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga:Segini Besaran Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 yang Siap Cair Februari 2026, Cek Sekarang Nama PenerimanyaUngkap Valentino Rossi Usai Jajal Sirkuit Mandalika

Menurutnya, program ini dirancang untuk menekan angka pengangguran terdidik sekaligus menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia industri dan instansi pemerintah.

Peserta Magang Nasional Dapat Pengalaman Kerja dan Uang Saku

Teddy menegaskan, peserta magang nasional 2026 tidak hanya ditempatkan sebagai pelengkap, melainkan benar-benar dilibatkan dalam proses kerja di perusahaan atau instansi pemerintah.

Peserta akan mendapatkan:

• Pengalaman kerja langsung di lingkungan profesional

• Pendampingan dan pembimbingan dari mentor

• Pelatihan keterampilan sesuai bidang

• Uang saku atau gaji setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

“Yang paling penting, peserta benar-benar belajar di lapangan, didampingi mentor, memperoleh pengalaman kerja nyata, serta menerima uang saku sesuai ketentuan,” jelas Teddy.

Menaker Pastikan Tambahan 100 Ribu Peserta

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli turut memastikan bahwa pada semester pertama 2026 akan dibuka tambahan kuota minimal 100.000 peserta magang nasional.

Ia berharap semakin banyak perusahaan dan instansi yang bergabung sebagai mitra, sehingga peluang lulusan perguruan tinggi mengikuti program ini semakin luas.

“Program magang nasional menjadi instrumen penting untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing dalam jangka panjang,” ujar Yassierli.

Baca Juga:Video Syur Diduga Oknum Nakes Tersebar dan Viral di Media SosialKemenag Ajukan Anggaran Tambahan Rp5,8 Triliun Demi Tunjangan Profesi Guru Cair 2026

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Menaker Yassierli juga sempat meninjau langsung pelaksanaan magang nasional di salah satu perusahaan kosmetik terbesar di Indonesia, Paragon.

Dalam kunjungan tersebut, Teddy menyebut peserta magang menunjukkan kemampuan adaptasi yang sangat baik, kreatif, serta mampu mengikuti ritme kerja industri modern.

“Program ini menjadi bekal penting bagi fresh graduate dalam menentukan arah karier ke depan, sementara perusahaan juga diuntungkan karena memperoleh tenaga magang berkualitas yang dibiayai pemerintah,” ungkap Teddy.

0 Komentar